Presiden Jokowi Resmikan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bandara Mutiara SIS Al-Jufri

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 26 Maret 2024
Kategori: Berita
Dibaca: 433 Kali

Presiden Jokowi meresmikan rehabilitasi dan rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al-Jufri di Palu, Jateng, Rabu (26/03/2024). (Foto: Humas Setkab/Jay)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan rekonstruksi dan rehabilitasi Bandar Udara (Bandara) Mutiara SIS Al-Jufri, di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (26/03/2024) siang. Rehabilitasi dan rekonstruksi bandara yang terdampak gempa Palu pada tahun 2018 silam ini dilakukan dengan menggunakan anggaran sebesar Rp567 miliar.

“Kita tahu beberapa tahun yang lalu di Palu terjadi gempa dan kita tahu kerusakan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri ini betul-betul sangat berat saat itu, runway-nya juga rusak, terminalnya juga rusak, sehingga kita lakukan rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujar Presiden.

Dengan landasan pacu (runway) sepanjang 2.510 meter dengan lebar 45 meter, saat ini Bandara Mutiara SIS Al-Jufri dapat didarati oleh pesawat berbadan sempit. Presiden mengharapkan kehadiran infrastruktur ini dapat meningkatkan kecepatan mobilitas orang dan barang dari dan ke Sulawesi Tengah.

“Kalau tadi saya melihat interior, arsitektur di dalam saya kira sudah berubah semuanya dan makin cantik, semakin bagus, dan siap untuk kita gunakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden pun menekankan pentingnya kehadiran bandara sebagai salah satu sarana untuk menunjang mobilitas barang dan orang di tanah air, termasuk saat terjadi bencana.

“Kita saat gempa itu merasakan betapa sangat pentingnya sebuah airport, sebuah bandara, untuk mobilitas orang, penumpang, mobilitas logistik, mobilitas barang, semuanya menjadi terganggu. Sehingga saat itu saya ingat mau mengirim bantuan saja tidak bisa masuk karena apa, bandaranya tidak bisa dipakai saat itu,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo juga meresmikan tiga bandara lainnya, yaitu:
– Bandara Banggai Laut di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah dengan anggaran Rp276 miliar. Bandara ini memiliki luas terminal penumpang 1.400 meter persegi dengan panjang landas pacu 1.200 meter x 30 meter.

– Bandara Bolaang Mongondow di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara dengan anggaran Rp391 miliar. Bandara tersebut memiliki gedung terminal seluas 993 meter persegi, landas pacu 1.600 meter x 30 meter.

– Bandara Taman Bung Karno di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara dengan anggaran Rp599 miliar. Bandara ini memiliki gedung terminal seluas 600 meter persegi, landas pacu 1.400 meter x 30 meter.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam acara peresmian tersebut yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura, Direktur Asian Development Bank (ADB) untuk Indonesia Jiro Tominaga, Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, Pj. Bupati Sitaro Joi Eltiano B. Oroh, dan Pj. Bupati Bolaangmongondow Limi Mokodompit. (TGH/KS/UN)

Berita Terbaru