Presiden Jokowi Sebut PLBN Skouw Jadi Kebanggaan Masyarakat Papua, Kebanggaan Indonesia

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 9 Mei 2017
Kategori: Berita
Dibaca: 17.865 Kali
Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana, Menteri PUPR, Panglima TNI, dan Gubernur Papua berfoto bersama di depan PLBN Skouw, Jayapura, Selasa (9/5) siang. (Foto: Anggun/Humas)

Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana, Menteri PUPR, Panglima TNI, dan Gubernur Papua berfoto bersama di depan PLBN Skouw, Jayapura, Selasa (9/5) siang. (Foto: Humas/Anggun)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, sejak hari pertama dilantik, dirinya telah menyampaikan sikap pemerintahan bahwa daerah-daerah perbatasan tidak boleh dilupakan. Karena merupakan beranda-beranda terdepan Indonesia.

“Seperti di mana kita berada sekarang ini yaitu Skouw (PLBN), harus menjadi kebanggaan kita semuanya, kebanggaan masyarakat Papua, kebanggaan Indonesia,” kata Presiden Jokowi saat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, di Skouw, Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua, Selasa (9/5) siang.

Presiden mengingatkan, pembangunannya PLBN juga harus menciptakan kantong-kantong pertumbuhan ekonomi baru. “Ini wajib. Jangan sampai hanya berdiri kantor tapi tidak mempunyai efek ekonomi terhadap masyarakat. Ini yang harus dikembangkan,” tuturnya.

Presiden tiba di lokasi PLBN Skouw sekitar pukul 14.40 WIT dan disambut oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) Basuki Hadimuljono dan Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal. Setiba di lokasi yang dapat ditempuh melalui jalur darat dari Jayapura selama sekitar 1 jam 30 menit ini, Presiden langsung meninjau display panel data PLBN Terpadu Skouw. Setelah itu Presiden Jokowi langsung menuju tenda tempat acara Peresmian PLBN Skouw.

Pembangunan PLBN Skouw dimulai sejak 18 Desember 2015, yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero). Pada Tahap I ini telah dibangun Zona Inti PLBN yang terdiri dari bangunan utama PLBN, bangunan pemeriksaan kargo utama, bangunan utilitas, check point, gerbang tasbara, jembatan timbang, car wash, klinik, serta monumen tasbara.

PLBN Skouw berdiri di atas lahan dengan luas total mencapai 10,7 hektar, yang terbagi dalam beberapa zona. Desain bangunan utama PLBN Terpadu Skouw mengusung budaya lokal Papua dengan mengadopsi bangunan Rumah Tangfa yang merupakan ciri rumah pesisir di daerah Skouw. Bangunan ini juga didesain dengan menggunakan prinsip-prinsip bangunan hijau.

PLBN Skouw merupakan 1 (satu) dari 7 (tujuh) PLBN yang harus segera dibangun di 7 (tujuh) lokasi, yaitu 3 (tiga) PLBN di Kalimantan Barat (Kalbar), 3 (tiga) di Nusa Tenggara Timur, dan 1 (satu) di Papua.

Mendampingi Presiden Jokowi saat meresmikan PLBN Skouw itu antara lain Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan Gubernur Papua Lukas Enembe. (UN/ES)

 

Berita Terbaru