Presiden Jokowi: Semoga Ibadah Puasa Pertebal Keimanan dan Kesalehan Sosial

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 6 Juni 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 29.116 Kali
Presiden Jokowi didampingi Gubernur Aceh saat berkunjung ke Banda Aceh, beberapa waktu lalu

Presiden Jokowi didampingi Gubernur Aceh saat berkunjung ke Banda Aceh, beberapa waktu lalu

Setelah Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifudin menyampaikan keputusan pemerintah, yang menetapkan awal Ramadan tahun 1437H/2016M jatuh pada hari Senin (6/6) usai sidang itsbat, di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Minggu (5/6) malam, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan selamat datang Ramadhan kepada seluruh ummat muslim di tanah air.

“Selamat datang #Ramadhan. Semoga ibadah puasa mempertebal keimanan dan kesalehan sosial kita,” tulis Presiden Jokowi melalui akun twitternya @jokowi, yang diunggahnya pada Minggu (5/6) malam.

Senada dengan Presiden, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla juga menyampaikan ucapan yang sama kepada seluruh kaum muslimin. “Untuk seluruh kaum muslimin Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1 Ramadhan 1437H.Semoga kita semua diberi kekuatan dan ampunan; kesabaran dalam menjalaninya,” kata Wapres melalui akun twitternya @Pak_JK, Minggu (5/6) malam.

Sebelumnya dalam konperensi pers yang digelar usai sidang itsbat awal Ramadhan, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin menyampaikan, bahwa Pemerintah menetapkan awal Ramadan tahun 1437H/2016M jatuh pada hari Senin, 6 Juni 2016. Penetapan awal Ramadan itu dilakukan setelah mendengar laporan dari 93 petugas yang berada di 93 titik pemantauan hilal di seluruh Indonesia.

Menag mengaku menerima laporan dari lima wilayah yang melihat hilal, yaitu:

Pertama, Akrim Moka (57/Kasi Bimas Islam Kankemenag Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, NTT), disumpah oleh Mukmin, Wakil Ketua Pengadilan Agama Kab. Atambua;

Kedua, KH. Makmuri (59/Ketua badan Hisab Rukyat Jombang, Agus Salim (45/Kepala KUA Kec. Ploso, Jombang), Lutfi Fuadi (30/Dosen IAIN Bahrul Ulum Jombang), disumpah oleh Faiq Zarkasi, Hakim Pengadilan Agama Kab. Jombang;

Ketiga,  Abdul Haris (48/Guru di Kab. Kebumen), disumpah oleh Eldi Hartoni, Hakim Pengadilan Agama Kab. Kebumen);

Keempat, Inwanuddin (40/Guru di Kab. Gresik) dan Solahuddin (49/Wiraswasta di Kab. Gresik), disumpah oleh Masngaril Kirom, Hakim Pengadilan Agama Kab. Gresik; dan

Kelima, Muhammad Maulan (50/Penyelenggara Syariah pada Kankemenag Kab. Bojonegoro), disumpah oleh Bahrul Ulum, Hakim Pengadilan Agama Kab. Bojonegoro.

“Semua menyatakan di bawah sumpah bahwa mereka telah melihat hilal,” tegas Menag.

Dari laporan itu, lanjut Menag, seluruh peserta sidang itsbat yang mewakili seluruh organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam di tanah air menyepakati kalau Minggu (5/6) malam kita sudah masuk Ramadhan, dan puasa dimulai pada hari Senin (6/6).

Mewakili Pemerintah, atas nama Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin  mengucapkan selamat menjalani puasa Ramadhan . Menag mengajak semua pihak untuk  bersama-sama menjaga kesucian bulan Ramadhan. “Semoga kualitas peribadatan kita dalam menjalani Ramadhan ini lebih baik dari tahun sebelumnya,” harapnya.

Sementara itu, Ketua MUI KH. Makruf Amin mengungkapkan rasa syukurnya karena awal puasa bisa dilakukan berbarengan. Menurutnya, hal ini merupakan kenikmatan tersendiri karena dengan begitu masyarakat tidak akan disibukkan oleh hiruk pikuk perbedaan. “Ini perlu terus kita jaga,” ajaknya.

Rois ‘Aam Syuriah PBNU ini mengajak umat Islam Indonesia agar memanfaatkan momen Ramadan yang penuh berkah ini untuk memperbaiki diri, membersihkan hati, dan menjaga ukhuwah (persaudaraan), baik ukhuwah Islamiyah (seagama) maupun Wathaniyah (sebangsa dan setanah air), dalam menghadapi tantangan.

“Mari kita jadikan Ramadhan  ini menjadi momentum memperbaiki segalanya di kehidupan bangsa dan negara kita,” pesannya. (Humas Kemenag/ES)

 

Berita Terbaru