Presiden Jokowi Terima Kunjungan Resmi PM Malaysia

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 10 November 2021
Kategori: Berita
Dibaca: 1.080 Kali

Presiden Jokowi dan PM Malaysia Dato’ Sri Ismail Sabri Yaakob memasuki Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/11/2021) siang. (Foto: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Malaysia Dato’ Sri Ismail Sabri Yaakob di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/11/2021) siang. 

Memasuki Istana Kepresidenan Bogor, PM Malaysia disambut dengan iring-iringan pasukan marching band dan pasukan berkuda Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Presiden Jokowi yang tampak mengenakan setelan jas berwarna biru menyambut kedatangan PM Dato’ Sri Ismail Sabri Yaakob, untuk selanjutnya menuju halaman Istana Kepresidenan Bogor guna melaksanakan upacara penyambutan secara resmi.

Upacara penyambutan dimulai dengan mengumandangkan instrumen musik lagu kebangsaan kedua negara dan dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan.

Sebelum memasuki Istana Kepresidenan Bogor, Presiden Jokowi memperkenalkan Menteri Kabinet Indonesia Maju yang hadir kepada PM Malaysia. Demikian pula sebaliknya, PM Malaysia memperkenalkan jajaran menterinya yang turut serta mendampingi kunjungan resminya ke Indonesia kali ini.

Selanjutnya, Presiden Jokowi melakukan sesi foto bersama dengan PM Dato’ Sri Ismail Sabri Yaakob dengan latar bendera kebangsaan kedua negara, dan acara dilanjutkan dengan penandatangan buku tamu.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan berbincang-bincang di teras belakang Istana Kepresidenan Bogor (veranda talk)

Usai melakukan bincang-bincang, Presiden Jokowi serta PM Dato’ Sri Ismail Sabri Yaakob akan melaksanakan pertemuan bilateral, dan kedua pemimpin negara diagendakan untuk melakukan pernyataan pers bersama.

Turut mendampingi Presiden pada agenda tersebut ialah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Indonesia Nadiem Makarim, serta Menteri Sekretaris Negara Pratikno. (TGH/AIT/SLN)

Berita Terbaru