Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal COVID-19 Bagi Guru di Makassar, Sulsel

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 18 Maret 2021
Kategori: Berita
Dibaca: 340 Kali

Presiden Jokowi memberikan keterangan pers usai meninjau pelaksanaan vaksinasi masssal COVID-19 bagi guru yang digelar di Hotel Dalton Makassar, Sulsel, Kamis (18/03/2021). (Foto: Humas Setkab/Agung)

Melanjutkan rangkaian agenda kunjungan kerja di Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (18/03/2021) sore, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau pelaksanaan vaksinasi massal COVID-19 bagi guru yang digelar di Hotel Dalton Makassar. Pelaksanaan vaksinasi kali ini menyasar sekitar 500 guru dari 8.000 guru yang ada di Kota Makassar.

“Sore hari ini saya berkunjung ke Makassar, untuk melihat vaksinasi yang dilakukan di Makassar oleh Pak Wali Kota dan oleh Provinsi, Gubernur. Di sini tadi [yang divaksinasi] semuanya tadi adalah guru. Ada 500-an para guru yang divaksin,” kata Presiden dalam keterangan pers usai peninjauan.

Kepala Negara berharap jika vaksinasi kepada seluruh guru di Makassar telah selesai dilaksanakan, maka uji coba pembelajaran tatap muka secara terbatas dapat dimulai.

“Kemudian di bulan Juli juga akan dilakukan lagi untuk masuk sekolah, tetapi dengan juga program tatap muka terbatas. Dari situlah nanti kita evaluasi apakah bisa dilakukan tatap muka penuh mungkin pada bulan-bulan setelah itu,” terangnya.

Presiden pun menekankan bahwa vaksinasi COVID-19 dilakukan di semua provinsi di Indonesia, tidak hanya di Makassar, Sulsel.

“Saya telah perintahkan untuk secepat-cepatnya, sesegera mungkin melakukan vaksinasi utamanya kepada para lansia, para pelayan-pelayan publik, petugas-petugas publik, agar proses vaksinasi ini semakin hari semakin cepat dan semakin banyak. Sehingga kita harapkan bisa mengurangi laju COVID-19, laju penularan COVID-19 yang ada di negara kita,” pungkasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam acara ini antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Plt. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, dan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto. (FID/UN)

Berita Terbaru