Presiden Minta Perusahaan Tambang Tiru Upaya PT Vale Indonesia Perbaiki Lingkungan

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 30 Maret 2023
Kategori: Berita
Dibaca: 4.545 Kali

Presiden Jokowi meresmikan Taman Kehati Sawerigading Wallacea, di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (30/03/2023). (Foto: BPMI Setpres)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi upaya perbaikan lingkungan yang dilakukan oleh PT Vale Indonesia di wilayah pertambangan mereka. Presiden juga meminta perusahaan tambang lainnya untuk melakukan hal serupa.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden saat meresmikan Taman Kehati Sawerigading Wallacea, yang ada di kawasan pertambangan nikel yang dikelola oleh PT Vale, di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (30/03/2023).

“Ini akan saya perintahkan, segera saya perintahkan kepada seluruh perusahaan tambang di Indonesia mengopi/meniru apa yang telah dilakukan PT Vale,” ujar Presiden.

Presiden mengaku sempat meninjau langsung upaya perbaikan lahan ditambang yang dilakukan oleh PT Vale. Presiden menilai upaya tersebut dilakukan dengan sangat baik sehingga tidak terjadi kerusakan lingkungan.

“Saya juga cek tadi bagaimana PT Vale menyiapkan bibit-bibit untuk merehabilitasi, mereklamasi lahan-lahan bekas tambang, ini sangat bagus,” ucapnya.

Selain itu, Presiden juga meninjau arboretum atau tempat berbagai bibit ditanam dan dikembangbiakan untuk tujuan penelitian atau pendidikan. Presiden mengapresiasi upaya edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan yang dilakukan PT Vale kepada anak-anak.

“Ini sangat penting sekali, karena sekali lagi, tambang ini bukan hanya akan kita nikmati tetapi harus juga dinikmati oleh anak cucu kita dalam mungkin bentuk yang lain,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam peresmian, antara lain, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman. (RSF/UN)

Berita Terbaru