Presiden Prabowo: Natal Nasional Cerminkan Jati Diri Bangsa Indonesia yang Majemuk dan Harmonis

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 6 Januari 2026
Kategori: Berita
Dibaca: 278 Kali
Dalam acara Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin, 5 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peringatan Natal Nasional menjadi bukti nyata jati diri bangsa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk dan besar.

Dalam acara Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin, 5 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peringatan Natal Nasional menjadi bukti nyata jati diri bangsa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk dan besar.

Dalam acara Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin, 5 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peringatan Natal Nasional menjadi bukti nyata jati diri bangsa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk dan besar. Kepala Negara menyampaikan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang terdiri atas beragam suku, etnis, ras, agama, dan budaya.

“Kita adalah bangsa yang sangat besar. Para pakar ada yang hitung kelompok etnis yang ada di Indonesia itu 1.700, dengan bahasa daerah yang sangat banyak. Kita di bumi Nusantara ini, suku-suku kita menganut agama-agama yang berbeda-beda tapi kita bisa bersatu, kita bisa hidup sebagai satu bangsa, satu Nusa yang memiliki satu bahasa karena kita punya niat yang sama. Kita ingin meraih kehidupan yang baik bersama,” ujar Presiden Prabowo.

Kepala Negara juga menekankan bahwa keberadaan bangsa Indonesia merupakan takdir Tuhan yang patut disyukuri. Menurut Presiden Prabowo, setiap warga bangsa tidak dapat memilih dilahirkan di mana dan dari siapa, namun dari takdir itulah lahir bangsa Indonesia yang kini menjadi negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia.

“Saya merasa besar hati, saya merasa bangga mendapat kehormatan besar menjadi presiden dari sebuah negara yang sangat besar, jumlahnya keempat terbesar di dunia. Negara sebesar Eropa, Eropa 27 negara, kita satu negara,” imbuh Kepala Negara.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersyukur atas kondisi Indonesia yang relatif damai di tengah situasi dunia yang diliputi ketidakpastian dan konflik di berbagai kawasan. Meski sebagai negara besar Indonesia tidak lepas dari perbedaan pandangan dan persaingan, Presiden menilai bahwa secara umum bangsa Indonesia mampu hidup harmonis, saling menghormati, dan saling mencintai.

“Kita mengerti, negara sebesar ini pasti ada perselisihan paham, ada konflik, ada perseteruan, ada persaingan. Tetapi secara umum, bangsa-bangsa lain mulai melihat bangsa Indonesia, bahwa bangsa sebesar ini dapat hidup dengan harmoni, dengan saling menghormati dan saling mencintai,” ungkap Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan komitmennya bersama jajaran Kabinet Merah Putih untuk terus bekerja keras melayani rakyat Indonesia. “Karena itu saya bersama pembantu-pembantu saya bekerja sangat keras,” imbuh Kepala Negara.

Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 berlangsung khidmat dan penuh sukacita, sekaligus menjadi simbol kuatnya persatuan dan keharmonisan bangsa Indonesia dalam keberagaman. (BPMI Setpres)

Berita Terbaru