Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih, Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Berani

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 6 Januari 2026
Kategori: Berita
Dibaca: 1.353 Kali

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Taklimat Awal Tahun kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Selasa, 6 Januari 2026. (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa bangsa Indonesia menghadapi berbagai tantangan dan cobaan, termasuk bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah di Tanah Air. Meski demikian, Presiden menegaskan bahwa rangkaian peristiwa tersebut justru memperlihatkan kekuatan nyata yang dimiliki oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Negara kita telah mampu dan terus-menerus membuktikan kepada rakyat kita dan sesungguhnya kepada diri kita sendiri, kepada elit kita, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia punya kekuatan. Kita memahami itu dan kita terus telah membuktikan itu di tahun 2025, dan akan kita buktikan di tahun 2026 ini,” ucap Presiden dalam Taklimat Awal Tahun kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Selasa, 6 Januari 2026

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintahan dan pimpinan lembaga negara. Presiden menyebut seluruh jajaran kabinet Merah Putih merupakan elemen kunci dalam pencapaian kinerja pemerintahan.

“Saya ingin menggunakan kesempatan pertama di awal taklimat saya untuk menyampaikan terima kasih saya yang sedalam-dalamnya dari hati saya. Terima kasih saya sebagai Presiden, sebagai pemimpin, sebagai penerima mandat dari rakyat Indonesia, sebagai boleh dikatakan nakhkoda, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada pembantu-pembantu saya yang paling inti,” ucap Presiden.

“Saya menyampaikan penghargaan kepada saudara-saudara sekalian. Tidak mungkin saya sebagai Presiden bisa melaporkan hal ini kepada bangsa tanpa kerja keras saudara-saudara semuanya,” tambahnya.

Presiden Prabowo menilai bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari inisiatif dan keberanian para jajaran kabinet dalam mengambil keputusan. Menurut Presiden, kepemimpinan yang efektif menuntut keberanian untuk bertindak, bukan sekadar menunggu arahan.

“Pemimpin sejati, pemimpin sebenarnya adalah mereka yang memahami strategi besar, memahami tujuan, memahami direktif pemimpin, sehingga yang dipahami adalah arah besar, adalah petunjuk umum. Bukan setiap keputusan harus menunggu petunjuk atasan,” tandasnya. (BPMI Setpres)

Berita Terbaru