Taklimat Awal Tahun 2026, Presiden Prabowo Tekankan Evaluasi Kinerja dan Langkah Konkret Pemerintah

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 6 Januari 2026
Kategori: Berita
Dibaca: 1.071 Kali

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Taklimat Awal Tahun kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Selasa, 6 Januari 2026. (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Taklimat Awal Tahun kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Selasa, 6 Januari 2026. Taklimat ini menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi kinerja pemerintahan, sekaligus menyusun langkah ke depan di tengah dinamika global yang terus berkembang.

“Hari ini saya sengaja mengundang saudara-saudara berkumpul di Hambalang, di Padepokan Garuda Yaksa untuk memberi taklimat awal tahun 2026,” ucap Presiden mengawali taklimatnya.

Menurut Kepala Negara, selain melakukan evaluasi terhadap kinerja pemerintah di tahun 2025, taklimat ini juga dimaksudkan untuk membangun pemahaman bersama mengenai kondisi bangsa. “Pertimbangan saya kumpulkan adalah pertama untuk kita evaluasi kerja kita tahun lalu, selanjutnya kita memahami kondisi bangsa kita di tengah dinamika dan gejolak dunia,” katanya.

Lebih jauh, Presiden Prabowo menekankan pentingnya fokus dan pandangan pada langkah konkret dan target yang harus dicapai pada tahun 2026. “Selanjutnya kita melihat ke depan tahun ini langkah-langkah apa yang harus kita laksanakan, sasaran-sasaran apa yang harus kita capai,” lanjutnya.

Sebelumnya, acara taklimat awal tahun dibuka dengan penayangan video perkembangan satuan tugas Jembatan pada satu minggu pertama tahun 2026. Penayangan video ini menjadi pengantar awal untuk menggambarkan kerja nyata pemerintah di lapangan khususnya dalam pembangunan infrastruktur.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dalam pembukaannya, menjelaskan bahwa Satgas Jembatan tidak hanya berfokus pada wilayah terdampak bencana, tetapi juga menjangkau daerah-daerah di seluruh Indonesia. “Satgas ini tidak hanya membangun jembatan di daerah bencana, tetapi juga di seluruh pelosok Indonesia. Jembatan gantung, menyambung desa, memajukan negeri,” ucap Setkab Teddy. (BPMI Setpres)

Berita Terbaru