Presiden SBY Apresiasi Proses Pemilihan Pimpinan MPR-RI

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 8 Oktober 2014
Kategori: Berita
Dibaca: 25.151 Kali
Ketua MPR-RI 2014-2019 Zulkifli Hasan (tengah) di atara Wakil Ketua MPR hasil voting, Rabu (8/10) pagi

Ketua MPR-RI 2014-2019 Zulkifli Hasan (tengah) di atara Wakil Ketua MPR hasil voting, Rabu (8/10) pagi

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan apresiasinya terhadap proses pemilihan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) periode 2014-2019 yang berlangsung sejak Selasa (7/10) siang hingga Rabu (8/10) pukul 04.20 WIB.

“Beliau (Presiden SBY) memberikan apresiasi terhadap proses yang sudah berjalan tersebut,” kata Juru Bicara Presiden Julia Aldrin Pasha sesaat setelah mendarat bersama rombongan Presiden SBY di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu (8/10) sore.

Presiden SBY didampingi Ibu Negara Hj. Ani Yudhoyono berkunjung ke Bali membuka Bali Democracy Forum (BDF) VII yang diselenggarakan di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, pada 10-11 Oktober.

Menurut Julian, meskipun sedang berkunjung ke Surabaya untuk menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 TNI dan baru kembali pada Selasa (7/10) sore, Presiden SBY tetap mengikuti secara tidak langsung proses-proses yang berjalan dalam pemilihan pimpinan MPR tersebut.

Presiden SBY, lanjut Julia, menyambut baik terpilihnya mantan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan sebagai Ketua MPR-RI 2014-2019. “Beliau menyambut baik hal itu karena beliau percaya pada proses dan mekanisme yang ada dalam pemilihan Ketua MPR,” tambah Julian.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, setelah melalui proses persidangan yang panjang sejak Selasa (7/10) pagi, mantan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan (51) dari Partai Amanat Nasional (PAN) terpilih sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) untuk masa jabatan tahun 2014-2019, dalam rapat paripurna MPR-RI yang dipimpin oleh pimpinan sementara Maimanah Umar dan Ade Rizki Pratama, pada Rabu (8/10) pukul 04.20 WIB.

Dalam pemilihan yang dilakukan dengan sistem pemungutan suara (voting) itu, Zulkifli Hasan tergabung dalam paket B diusung oleh partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP), yaitu Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dalam voting, Paket B yang terdiri atas Zulkifli Hasan (PAN), Mahyudin (Golkar), EE. Mangindaan (Demokrat), Hidayat Nur Wahid (PKS), dan Osman Sapta Odang (DPD) memperoleh dukungan 347 suara mengungguli Paket A yang memperoleh 330 suara. Sedang 1 suara lagi abstain.

Paket A yang diusung oleh Koalisi Indonesia Hebat (KIH) didukung oleh PDI Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasdem, Partai Hanura, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terdiri atas Osman Sapta Odang (DPD), Salah Basarah (PDIP), Imam Nahrawi (PKB), Patrice Rio Capella (Nasdem), dan Hasrul Azwar (PPP). (WID/OCT/ES)

Berita Terbaru