Rekam Jejaknya Kurang Baik, Presiden: 8 Calon Menteri Tidak Boleh Dilantik

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 22 Oktober 2014
Kategori: Berita
Dibaca: 35.069 Kali
Presiden Jokowi didampingi Panglima TNI, Kepala Staf TNI dan Kapolri, dalam konperensi pers, di Istana, Rabu (22/10)

Presiden Jokowi didampingi Panglima TNI, Kepala Staf TNI dan Kapolri, dalam konperensi pers, di Istana, Rabu (22/10)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui di antara nama-nama calon menteri yang dimintakan klarifikasinya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) ada yang memiliki rekam jejak kurang baik sehingga direkomendasikan untuk tidak dilantik sebagai menteri dalam kabinetnya.

“Ada 8 (delapan) nama yang tidak diperbolehkan,” kata Jokowi kepada wartawan dalam konperensi pers di di bawah pohon Ki Hujan di halaman belakang Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/10) siang.

Presiden tidak menyebutkan nama-nama calon menteri yang memiliki rekam jejak kurang baik itu. Namun Presiden mengatakan, pihaknya sudah mengganti kedelapan nama yang tidak direkomendasikan itu.

Adapun terkait sejumlah tokoh yang dalam dua hari terakhir dipanggil ke Istana, Presiden Jokowi yang didampingi oleh Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, Kepala Polri Jenderal (Polisi) Sutarman, KSAL Laksamana TNI Marsetio, KSAD Jenderal Gatot Nurmantyo, KSAU Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, dan Kepala BIN Marciano Norman mengakui di antara mereka ada yang dipanggil untuk seleksi menjadi calon menteri namun ada juga yang tidak.

“Ngga usah tanya-tanya yang iya yang mana,” kata Presiden Jokowi.

Sebelum ini, sejumlah tokoh telah diundang Presiden Jokowi ke Istana, di antaranya Muhaimin Iskandar, Chairul Tanjung, Yuddy Chrisnandi, Komaruddin Hidayat, Hendropriyono, Ryamizard Ryacudu, Mirza Adityaswara, Saldi Isra, Bambang Soemantri Brodjonegoro, Siti Nurbaya Bakar, Adrinof Chaniago, dan Pratikno.

Secepatnya

Mengenai kapan pengumuman menteri-menteri kabinetnya, Presiden Jokowi mengatakan, ia ingin melakukan secepatnya, tidak menutup kemungkinan kalau bisa hari ini.

Presiden menegaskan, ia ingin bekerja cepat. Namun tidak hanya sedar cepat tetapi juga harus tepat untuk menghindari kekeliruan.

“Nanti kalau sudah diumumkan kan maunya semua kerja cepat, tapi kalau keliru bagaimana. Cepat tapi benar gitu loh,” kata Jokowi.

Yang pasti, lanjut Presiden, ia akan segera mengumumkan struktur kabinet dan nama-nama menterinya segera setelah semuanya clear. (WID/Humas Setkab/ES)

 

 

Berita Terbaru