Resmikan Lulu Hypermarket, Presiden Jokowi Berharap Jadi Pintu Ekspor Buah Produk Petani Desa

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 31 Mei 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 39.217 Kali
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan beroperasinya Lulu Hypermarket, yang merupakan cabang pertama dari perusahaan ritel asal Uni Emirat Arab (UEA), di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (31/5) sore

Presiden Jokowi meresmikan beroperasinya Lulu Hypermarket, kawasan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (31/5) sore. (Foto: Humas/Rahmat)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan beroperasinya Lulu Hypermarket, yang merupakan cabang pertama dari perusahaan ritel asal Uni Emirat Arab (UEA), di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (31/5) sore.

Presiden berharap dengan dibukanya cabang perusahaan ritel yang sudah memiliki hampir 125 outlet di hampir seluruh negara Jazirah Arab, Mesir, dan Indonesia ini, maka produk-produk Indonesia seperti sirsak, durian, atau buah naga, pisang, ini bisa menyebar masuk ke negara negara lain.

“Saya tadi pesan, agar tidak hanya yang dari pabrik tapi yang dari kampung, desa dan dari petani seperti sirsak, durian, belimbing, alpukat, manggis, dan jambu. Ini yang akan memberikan sebuah nilai tambah, karena petani ikut menikmati, rakyat di kampung ikut menikmati, hanya memang seleksi untuk barang-barang seperti ini tidak mudah,” kata Presiden Jokowi usai meresmikan beroperasinya Lulu Hypermarket itu.

Menurut Presiden, perusahaan ritel yang berbasis di UEA itu justru menjual barang-barang dari Indonesia, dan kelebihannya adalah diekspor ke hampir seluruh negara Asia dan Timur Tengah.

“Mereka memliki hampir 125 outlet, dan saya sudah melihat, bukan di sini tapi di Abu Dhabi, Saudi, Qatar, Bahrain, dan Kuwait, barang-barang kita ada di sini. Hanya lebih baik kalau jenis dan variasi produknya lebih diperbanyak, ditingkatkan lagi,” ujar Presiden.

Diakui Presiden Jokowi, jika Lulu Hypermarket itu melakukan seleksi atas barang-barang yang akan diekspor. Karena itu, Presiden meminta agar Kementerian Perdagangan dan instansi pemerintah lainnya harus memberikan pembinaan agar kualitas produk petani semakin baik, sehingga bisa masuk pasar ekspor. Terlebih, lanjut Presiden, sebetulnya permintaannya banyak, tapi barangnya yang tidak ada, contohnya manggis.

Akan Buka 10 Outlet

Pihak Lulu Hypermarket dalam siaran persnya menyebutkan, pembukaan cabang di kawasan Cakung, Jakarta Timur itu, merupakan bagian dari ekspansi Lulu Hypermarket di Indonesia dengan nilai yang direncanakan sebesar 500 juta dolar AS.

Dengan luas area mencapai lebih dari 200.000 meter persegi, Lulu Hypermarket menawarkan pengalaman berbelanja secara lebih hemat bagi warga Jakarta, melalui produk makanan segar, aneka masakan, roti, makanan serba panggang, kebutuhan rumah tangga, barang elektronik, kosmetik, aksesoris, pakaian, hingga tas wanita dengan harga relatif terjangkau.

“Dengan investasi awal yang mencapai 300 juta dolar AS pada tahap pertama, kami berencana untuk membuka 10 hypermarket hingga akhir tahun 2017, serta sebuah pusat logistik dan fasilitas gudang di Jakarta,” kata Yusuf Ali, MA, pemimpin Lulu Hypermarket, seraya menambahkan proyek tersebut akan menyerap kurang lebih 5.000 tenaga kerja.

Tampak hadir dalam peresmian Lulu Hypermarket itu antara lain, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Kepala BKPM Franky Sibarani, dan CEO Lulu Group Salfee Rupawala. (RAH/ES)

Berita Terbaru