RS Rujukan COVID-19, RS Modular Pertamina Tanjung Duren Siapkan Layanan Bagi Ibu dan Anak

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 6 Agustus 2021
Kategori: Berita
Dibaca: 45 Kali

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri BUMN Dirut Pertamina Nicke Widyawati meninjau RS Modular Pertamina Tanjung Duren, Jumat (06/08/2021) pagi. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Rumah Sakit (RS) Modular Pertamina Tanjung Duren, Jakarta, telah diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Jumat (06/08/2021) pagi, dan siap beroperasi sebagai RS rujukan COVID-19.

RS yang berdiri di atas lahan seluas 4,2 hektare dan luas bangunan mencapai 11.300 meter persegi tersebut, memiliki kapasitas 305 tempat tidur, yang terdiri atas tempat tidur isolasi, tempat tidur High Care Unit (HCU), dan Intensive Care Unit (ICU). RS ini akan menyediakan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak.

“Kita menyadari kebutuhan untuk penanganan COVID bagi ibu hamil dan anak-anak, untuk bayi. Oleh karena itu, rumah sakit ini juga dilengkapi untuk penanganan ibu dan anak, ada juga untuk ruang bersalin dan juga ICU untuk anak,” ujar Direktur Utama (Dirut) Pertamina Nicke Widyawati dalam keterangan pers, Jumat (06/08/2021), di RS Modular Pertamina Tanjung Duren.

Ditambahkan Nicke, sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan bagi pasien COVID-19, dua per tiga kapasitas tempat tidur di RS ini dialokasikan untuk ICU yang dilengkapi dengan peralatan yang komplet.

“Rumah sakit ini juga didesain dengan sistem ventilasi yang sangat bagus dan juga area yang terbuka untuk mendapatkan matahari yang cukup, sehingga pasien maupun nakes [tenaga kesehatan] tidak merasa terkungkung dalam satu ruangan. Ini sangat penting untuk bisa meningkatkan imunitas dari pasien itu sendiri,” imbuhnya.

Dirut Pertamina berharap kehadiran RS ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terpapar COVID-19.

“Tentu saja ini dengan fasilitas yang ada dan nakes yang berpengalaman dari IHC Grup kita berharap pandemi COVID-19 ini segera bisa kita kalahkan sehingga kita bisa kembali beraktivitas secara normal,” tandasnya.

RS Modular Pertamina dibangun sejak 9 Juli 2021 dan akan dioperasikan oleh RS Pelni selaku anak perusahaan PT Pertamina Bina Medika atau Pertamedika IHC. RS ini akan menjadi salah satu RS rujukan bagi pasien COVID-19 bergejala sedang hingga berat.

“Rumah sakit ini sudah siap untuk dioperasikan. Pada nanti sore kita sudah mulai menerima pasien secara bertahap dengan jumlah perawat dan dokter yang akan terlibat di dalam operasional sekitar 800 orang,” ujar Dirut Pertamedika IHC Fathema Djan Rachmat. (FID/UN)

Berita Terbaru