Sambutan Presiden Joko Widodo dalam Indian Ocean Rim Assosiation (IORA) Business Summit, di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, 6 Maret 2017 Pukul 12.45 WIB

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 6 Maret 2017
Kategori: Transkrip Pidato
Dibaca: 9.883 Kali

Logo-Pidato2Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh,
Selamat siang,
Salam sejahtera bagi kita semuanya.

Yang saya hormati Yang Mulia Presiden Afrika Selatan, Presiden Jacob Zuma,
Yang saya hormati para Menteri Kabinet  Kerja,
Yang saya hormati para Menteri negara-negara IORA,
Yang saya hormati Yang Mulia para Duta Besar, para CEO, Ketua dan seluruh jajaran pengurus Kadin,
Hadirin dan undangan yang berbahagia.

Pertama-tama saya ingin menyampaikan selamat datang  di Jakarta kepada Bapak/Ibu sekalian pada Business Summit ini dalam rangka dalam rangka Konferensi Tingkat Tinggi 20 tahun Indian Ocean Rim Assosiation (IORA).

Bapak/Ibu  sekalian yang saya hormati,
Sebelum saya masuk ke dunia politik sekitar 12 tahun yang lalu, saya adalah pengusaha yang lebih dari 20 tahun hidup di dunia usaha. Boleh dibilang saya seperti Bapak dan Ibu sekalian. Dan bagi saya menjadi seorang pengusaha itu sederhana, pelanggan kita, customer kita menuntut kita untuk bekerja, yang pertama on time; yang kedua memberikan harga yang kompetitif; yang ketiga on spec, artinya mutu yang baik.

Terus terang saya sangat nyaman berada di ruangan ini beserta Bapak dan Ibu sekalian hari ini. Kalau besok saya akan lebih banyak dengan para diplomat, ya kita lihat besok mungkin berbeda ceritanya.

Bapak/Ibu sekalian yang saya hormati,
Satu hal yang tentunya amat berbeda sekarang dibandingkan 12 tahun yang lalu pada saat saya menjadi pengusaha adalah revolusi digital. Bukan saja internet yang sudah menjadi hal biasa. Internet itu sekarang bahkan sudah mobile sehingga ada di mana-mana, benar-benar ada di mana-mana. Dan saya rasa kita semuanya setuju  bahwa yang namanya smartphone yang tahun ini merayakan 10 tahun keberadaannya, adalah teknologi yang paling revolusioner dalam beberapa puluh tahun ini.Yang namanya smartphone dan mobile internet, mendemokratisasi akses. Aplikasi-aplikasi informasi dan komputasi yang canggih yang sebelumnya hanya terjangkau oleh yang kaya,  terjangkau oleh yang kaya, sekarang praktis bisa dijangkau hampir oleh siapa saja.

Bapak dan Ibu sekalian,
Tema dari Business Summit hari ini adalah pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan. Dan kita tidak bisa bicara mengenai  pertumbuhan yang berkeadilan tanpa bicara mengenai 3 (tiga) pelaku yang sangat penting, yang amat penting. Yang pertama adalah Usaha Kecil dan Menengah yang di semua negara-negara anggota IORA menghasilkan lebih dari separuh dari GDP. Lebih dari 70 persen mereka menyediakan lapangan kerja.

Yang kedua, wanita, yang merupakan pilar keluarga dan yang etikanya dan rasa tanggungjawabnya biasanya, ini biasanya, jauh lebih baik dari kaum pria.

Dan yang ketiga, kaum muda, generasi muda. Yang merupakan bagian terbesar dari pada tenaga kerja, angkatan kerja di negara-negara IORA. Ini juga merupakan sebuah kekuatan. Kecuali, ini kalau mereka sibuk terus main Pokemon, beda soalnya.

Dulu 30 tahun yang lalu waktu saya memulai usaha, waktu itu tentu saja saya  memulai dari usaha kecil, kemudian pelan-pelan menjadi usaha berskala menengah. Usaha saya dulu adalah industri furniture. Terus, bagaimana usaha yang kecil itu bisa meloncat ke level yang lebih tinggi, meloncat ke level yang lebih tinggi? Jawabannya adalah dengan mengambil bagian dalam globalisasi. Sekali lagi, mengambil bagian dari globalisasi.

Meskipun kecil, saat itu saya berani memakai tenaga kerja asing selama beberapa tahun. Saya memakai supervisi misalnya dari Korea, design dari Perancis, kemudian masalah kualitas saya dibantu dari Jerman. Dan saya mendapatkan bantuan informasi-informasi dari kedutaan-kedutaan dan juga konsulat. Dan saya tahu bagaimana mengimpor mesin dan bagaimana melakukan ekspor, kira-kira 30 tahun yang lalu.

Bapak/Ibu sekalian,
Begitu banyak kajian di seluruh dunia menunjukkan bahwa usaha kecil menengah yang mengeskpor itu keuntungannya, keuntungan usahanya lebih besar. Yang kedua bisa menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak. Yang ketiga bisa menciptakan inovasi yang lebih banyak.

Sekarang, dengan mobile internet dan smartphone yang murah, platform-nya sudah terbentuk, platform-nya sudah ada. Bagi usaha kecil dan menengah, bagi wanita, bagi pengusaha muda yang namanya mobile internet itu secara otomatis jangkauannya sudah langsung nasional, sudah langsung regional, dan bahkan sudah langsung internasional, sudah global.

Kuncinya sekarang bagaimana memastikan  supaya semua orang itu terkoneksi, ter-connect dengan baik melalui aplikasi-aplikasi mobile, melalui komunitas-komunitas online, melalui online marketplace, melalui online payment system. Dan hal itu sebenarnya bukan berupa tantangan teknis atau tantangan teknologi, itu lebih merupakan sebuah tantangan business model. Dan business model seperti apa yang bisa menghasilkan omset yang stabil, profit yang cukup, tingkat pertumbuhan yang menarik sehingga bisa menjadi atraktif bagi investasi secara berkelanjutan.

Bapak/Ibu sekalian yang saya hormati,
Kawasan Samudera Hindia ini adalah kawasan yang amat luas sekali. Dan di dalam kawasan raksasa ini banyak sekali tantangan-tantangan yang kita hadapi. Namun, karena saya pernah menjadi pengusaha saya tahu bahwa setiap tantangan itu justru menciptakan peluang bagi pengusaha. Di situlah peluang bisnisnya.

Dan saya mencatat bahwa setengah dari perjalanan kontainer adalah lewat Samudera Hindia. Yang kedua, 2/3 pengapalan tanker energi itu lewat Samudera Hindia. Yang ketiga, 2,7 miliar orang itu tinggal di kawasan IORA. Oleh sebab itu, Samudera Hindia adalah samudera masa depan dan masa depan ekonomi dunia ada di kawasan ini. Oleh sebab itu, Indonesia ingin memperkuat untuk poros maritim untuk di-link-an dengan IORA. Dan sekali lagi, kita membutuhkan  Bapak/Ibu sekalian dalam  keahlian bisnis untuk menciptakan solusi atas berbagai peluang dan tantangan yang tadi saya sampaikan. Dan tentu sangat boleh, sangat boleh Bapak/Ibu semuanya menghasilkan untung yang sebanyak-banyaknya. Tidak dilarang.

Dan menjadi tugas pemerintah untuk memastikan supaya infrastruktur telekomunikasinya terbangun dengan baik. Jaringan 3G, jaringan 4G, dan nantinya jaringan 5G, juga jaringan kabel fiber optic untuk menyalurkan data-data bandwidth dalam jumlah yang besar dengan harga yang efisien. Dan menjadi tugas kami, tugas pemerintah untuk mengurangi beban-beban yang menghambat dunia bisnis. Regulasi-regulasi yang berlebihan, peraturan-peraturan yang menghambat, perizinan-perizinan yang berlebihan, perizinan-perizinan  yang menghambat, itulah tugas pemerintah untuk mengurangi, dan juga untuk mengurangi korupsi.

Kami dari pemerintah bermaksud untuk bisa kerja sama secara erat dengan Bapak/Ibu sekalian, sektor swasta dari negara anggota-anggota IORA, supaya kita bisa membawa yang terbaik dari teknologi-teknologi yang terkini kepada kelompok-kelompok usaha, kepada para wanita, dan kepada kaum muda di negara-negara IORA.

Terima kasih,
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

(Humas Setkab)

Transkrip Pidato Terbaru