Sambutan Presiden Joko Widodo pada #JamMainKita dalam rangka Memperingati Hari Pendidikan Nasional, 4 Mei 2018, di Halaman Tengah Istana Merdeka

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 4 Mei 2018
Kategori: Transkrip Pidato
Dibaca: 2.505 Kali

Logo-Pidato2-8Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat sore,
Salam sejahtera bagi kita semuanya.

Anak-anakku semuanya sehat?
Senang semuanya anak-anak?

Selamat sore anak-anak!
Selamat sore anak-anak!
Selamat sore anak-anak!
Selamat sore anak-anak!

Itu namanya semangat anak-anak.

Saya senang sore hari ini anak-anak bisa hadir di Istana ini. Anak-anak ada yang pernah ke sini belum? Ada? Pernah ke sini? Siapa yang pernah ke sini? Pernah, pernah. Ada yang belum, ada yang pernah.

Anak-anak, saya ingin berpesan kepada anak-anak. Anak-anak harus belajar ya, belajar yang giat ya. Setuju ndak kita harus belajar yang giat?
(Setuju!)

Dan anak-anak, yang kedua, anak-anak harus selalu beribadah. Setuju ndak? Sembahyang yang baik. Setuju ndak?
(Setuju!)

Yang ketiga, anak-anak sering olahraga ndak?
(Sering!)

Anak-anak juga harus berolahraga biar badan kita sehat. Coba anak-anak olahraganya apa? Mau saya tanya ini, olahraganya apa ini? Futsal? Ini apa olahraganya? Futsal juga? Futsal semua ya? Mana yang senang jalan sehat, ada enggak? Ada yang senang  renang, ada enggak? Mana yang senang renang? Ada yang senang renang. Ada yang  senang badminton, ada enggak? Siapa yang senang sepakbola? Siapa yang senang naik kuda? Siapa yang senang basket? Siapa yang bisa pencak silat? Waduh, pintar semuanya ini anak-anak.

Tapi jangan lupa anak-anak, jangan lupa anak-anak juga kalau ada waktu baik sore hari, baik hari Sabtu, baik hari Minggu, anak-anak juga harus bermain di luar ruangan, jangan main handphone terus. Siapa yang senangnya main handphone?

Ada yang bisa main gobak sodor ndak? Ada yang bisa main gasingan ndak? Ada. Ada yang bisa main kuda lumping ndak? Ada. Tadi sudah dinyanyikan, nyanyiannya ada tadi “Naik Delman”. Ada yang bisa ndak anak-anak (menyanyikan lagu) “Naik Delman”? Ada. Mana coba yang bisa maju, (menyanyikan lagu) “Naik Delman.” Coba yang bisa maju, sini maju, sini. Nanti saya beri hadiah buku.

(Presiden RI menyanyikan lagu Naik Delman bersama anak-anak yang maju)

Ternyata pintar-pintar semua, Kak Seto. Silakan duduk lagi.

Saya rasa itu yang bisa Bapak sampaikan pada sore hari ini.

Anak-anak ada yang ingin main kuda lumping enggak sih? Ada. Ada yang ingin main gasingan? Ada. Nanti kita main bersama-sama.

Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan.

Oh iya, ini belum saya kenalkan. Anak-anak ada yang tahu ndak Bapak-Ibu Menteri. Tahu? Ibu Menko PMK, coba, Ibu Menko PMK siapa yang tahu namanya siapa? Coba berdiri, siapa, sini, sini namanya siapa Bu Menko PMK?
(Ibu Puan)
Ibu Puan Maharani, ya betul. Nanti minta hadiah Bu Puan.

Ada ndak yang kenal namanya Pak Menteri Sosial? Siapa coba? Tahu ndak siapa? Ayo siapa? Oh ini? Siapa? Itu yang di belakang, siapa?
(Bapak Idrus Marham)
Pak Idrus Marham, betul.

Ada yang kenal ndak yang namanya Pak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan? Siapa yang hapal? Siapa, siapa, coba siapa yang tahu namanya? Itu, beliau yang berdiri, Pak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Siapa yang tahu namanya? Ini tahu? Ini tahu kelihatannya. Siapa namanya?
(Muhadjir Effendi)
Bapak Muhadjir Effendi, Prof.  Muhadjir Efendi, betul.

Siapa yang tahu Bu Menteri Kesehatan? Siapa yang tahu namanya Bu Menteri Kesehatan? Itu Bu Menteri Kesehatan. Tahu, ada yang tahu? Ada? Ada yang tahu? Ada? Coba. Enggak ada? Kalau enggak ada saya beritahu namanya. Oh ada? Ini yang dari Asmat tahu.
(Prof. Nila Moeloek)
Nah, yang dari Asmat tahu, Ibu Profesor Nila Moeloek.

Nanti yang bisa menyebut minta ke Bu Menteri, Bu Menteri, Pak Menteri, Pak Menteri hadiahnya.

Baiklah anak-anak. Anak-anak ada yang tahu ndak yang namanya Bu Jokowi yang mana? Oh tahu semuanya. Ya sudah.

Baiklah anak-anak, saya rasa itu yang bisa saya sampaikan sore hari ini.
Terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Transkrip Pidato Terbaru