Sambutan Presiden Joko Widodo pada Pembukaan Muslim Fashion Festival Indonesia Tahun 2018, 19 April 2018, di Plenary Hall, Jakarta Hall Convention Center, Jakarta

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 19 April 2018
Kategori: Transkrip Pidato
Dibaca: 4.930 Kali

Logo-Pidato2Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakatuh,
Bismillaahirrahmaanirrahim,
Alhamdulillahirabbil’alamin wassalatu wassalamu ‘ala ashrifil anbiya i wal-mursalin,

Sayidina wa habibina wa syafiina wa maulana Muhammaddin,
wa ‘ala alihi wa sahbihi ajma’in amma ba’du.

Yang saya hormati Duta Besar negara-negara sahabat, para Menteri Kabinet Kerja,
Yang saya hormati Ketua Indonesia Fashion Chamber (IFC), para designer,
Bapak-Ibu tamu undangan yang berbahagia.

Kita saat ini hidup di era yang diwarnai beberapa perkembangan yang sangat mendasar, sangat dahsyat.

Yang pertama, mau tidak mau, suka tidak suka, kita sekarang ini masuk ke era teknologi, hidup di era teknologi. Yang kedua, mau tidak mau, suka tidak suka, kita hidup di era globalisasi, yang pada dasarnya berarti era keterbukaan, era persaingan, era kompetisi.

Dan yang ketiga, sekarang ini kita hidup di era lifestyle. Apa konsekuensi dari semua ini? Salah satu konsekuensinya adalah laju perubahan yang sangat cepat, perkembangan dan perubahan di seluruh dunia yang semakin cepat dan semakin luar biasa.

Saat ini ada yang namanya Saudi Fashion Week yang diselenggarakan di Riyadh, di Saudi Arabia minggu yang lalu. Saudi Fashion Week adalah yang pertama kali diadakan dalam sejarah Saudi Arabia. Dan juga sedang dilakukan oleh Saudi Arabia juga dilakukan hampir oleh semua negara di seluruh dunia. Artinya sekarang membuka diri, melakukan modernisasi terhadap negaranya.

Mengapa semua negara sekarang ini semakin membuka diri dan mereformasi diri, melakukan modernisasi? Salah satu alasannya adalah generasi muda, terutama generasi millennial.

Generasi muda di seluruh dunia menuntut teknologi yang terkini, menuntut lifestyle yang terkini. Dan merangkul teknologi, mengembangkan industri lifestyle, ini adalah satu kesatuan dengan yang namanya modernisasi. Tapi, ini pasti harus ada tapinya, modernisasi harus kita lakukan tanpa melupakan nilai-nilai agama kita, nilai-nilai tradisi kita. Tidak boleh juga melupakan norma-norma kita. Jangan sampai kita pernah lepas dari nilai-nilai keagamaan kita. Jangan sampai kita lepas dari akar-akar kebudayaan, akar-akar kebudayaan, akar-akar tradisi yang kita punyai.

Oleh sebab itu, peranan industri-industri kreatif termasuk industri fashion memainkan peranan yang sangat penting.

Bapak-Ibu yang saya hormati,
Yang namanya ekonomi kreatif, termasuk industri fashion, ke depan memiliki masa depan yang luar biasa cerahnya.

Yang pertama, tadi sudah saya sampaikan, kita sekarang sudah masuk ke era lifestyle. Kenapa? Karena saat ini ratusan juta orang di Asia, di Amerika Selatan, di Afrika, di Timur Tengah, termasuk tentunya di Asia Tenggara dan di Indonesia sendiri sedang dalam proses naik kelas, bergabung kepada yang namanya kelas menengah, middle-class, yang penuh dengan gaya hidup, yang penuh dengan lifestyle.

Yang kedua, ekonomi kreatif ini benar-benar sangat cocok untuk orang-orang Indonesia, untuk kita. Setiap kali saya keliling dunia, banyak bertemu dengan orang, selalu mereka menyampaikan kepada saya bahwa busana muslim desain dari Indonesia sangat luar biasa dan sangat digandrungi.

Sekarang tinggal kita bagaimana mengembangkan ini sehingga, tadi seperti disampaikan oleh Ketua Indonesia Fashion Chamber, Indonesia bisa menjadi pusat busana muslim dunia.

Dan pada kesempatan yang baik ini di Indonesia Muslim Fashion Festival atau Indonesia Mufest, saya mau titip beberapa hal.

Yang pertama, marilah kita bekerja sama bersama-sama supaya busana muslim Indonesia ada ciri khas ke-Indonesia-annya. Sama seperti ada gaya busana muslim di Saudi, gaya busana muslim di Emirat, gaya busana muslim di Turki, kita juga harus kembangkan gaya busana muslim yang khas Indonesia.

Kedua, hemat saya, fashion yang paling baik adalah bisa menciptakan perpaduan antara yang tradisional, yang tradisi, dan yang modern, sehingga ciri khas ke-Indonesia-annya tetap bisa kita lihat dan kita baca.

Dan marilah kita bersama-sama rajin bersinergi dengan sektor lain. Seperti misalnya di sektor olahraga, ini contoh yang saya lihat sebuah inovasi dari Nike yang mereka namakan Nike Pro Hijab. Dari informasi yang saya terima adalah bahwa produk yang cukup sanggih, yang desainnya dioptimalkan untuk prestasi olahraga yang baik yaitu yang tidak menghalangi gerakan tubuh saat bertanding. Jadi bagaimana atlet bisa punya busana yang optimal untuk berprestasi di olahraga, namun juga sekaligus keren dan mencerminkan unsur busana muslim.

Terakhir, saya titip agar kita semuanya memperhatikan perkembangan terkini dari aspek teknologi. Yang pertama, saya kira kita di sini semuanya tahu, semuanya sudah sangat paham perkembangan dahsyat dari sektor e-commerce.  Yang kedua, juga perkembangan teknologi dari aspek kain dan tekstil yang luar biasa. Dari segi e-commerce, mohon benar-benar diperhatikan, karena kemarin-kemarin sudah banyak kejadian, ini tidak terjadi di Indonesia saja, tapi juga di negara lain, banyak pertokoan dan mal yang agak sepi, yang sepi karena dampak pergeseran dari pola konsumsi, dari offline menggeser menuju online. Oleh sebab itu, pelaku di sektor ritel banyak yang mengeluh, tapi sebenarnya ya bisnisnya turun karena kurang bisa mengikuti zaman, perkembangan zaman.

Dan saya mendapatkan informasi ada satu startup Indonesia yang sangat sukses yang namanya hijup.com. hijup atau hijab? Karena ditulis di situ h i j u p dot com. Bacanya mau hijup, mungkin orang Inggris, atau hijab atau hijub.com, saya enggak ngerti. Dan informasi yang saya lihat, saya sudah melihat sendiri, memang produknya sangat keren, web-nya juga sangat keren. Saya belum beli di sini tapi katanya service-nya juga sangat baik, dan sekarang sudah banyak ekspor ke mancanegara. Enggak tahu yang bersangkutan ada di sini atau tidak. Kalau ada silakan maju. Inilah contoh pendekatan yang sangat baik, sangat progresif dengan memanfaatkan e-commerce untuk menjalankan muslim fashion benar-benar untuk abad 21.

Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini dan dengan mengucap bismillaahirrahmaanirrahiim, Indonesia Muslim Fashion Festival 2018 dengan ini saya nyatakan dibuka.

Terima kasih.
Wassaalamu’alaikum warahmaatullahi wabarakatuh.

Transkrip Pidato Terbaru