Sambutan Presiden Joko Widodo pada Pembukaan The 17th Assembly Meeting of International Organization of Supreme Audit Institutions (INTOSAI) Working Group on Environmental Auditing (WGEA), 25 Oktober 2016, di Hotel Fairmont, Jakarta

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 25 Oktober 2016
Kategori: Transkrip Pidato
Dibaca: 3.857 Kali

 

Logo-Pidato2Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat pagi,
Salam sejahtera bagi kita semua.

Yang Mulia yang saya hormati para Menteri, para pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan, para Duta Besar dari negara-negara sahabat,
Yang saya hormati para Menteri Kabinet Kerja,
Yang saya hormati Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) beserta seluruh jajaran,
Yang saya hormati kepala dan perwakilan organisasi internasional, para auditor,
Hadirin yang berbahagia.

Kita sedang hidup di era yang penuh dengan kemajuan dan inovasi. Kita juga mengejar pertumbuhan ekonomi. Namun, kemajuan dalam peradaban itu membawa dampak negatif kepada alam, membawa dampak negatif pada bumi sebagai rumah umat manusia.

Indonesia menyadari bahwa hutan di Indonesia sering disebut sebagai salah satu paru-paru dunia, karena itulah kami terus berusaha untuk menerapkan pertumbuhan yang berkelanjutan. Untuk menjaga biodiversitas laut, praktik illegal fishing kita perangi, sumber maritim Indonesia dilindungi. Begitu juga komoditas alam, seperti batubara dan kelapa sawit, yang sebelumnya menjadi jangkar pertumbuhan ekonomi, sekarang sudah mulai menerapkan praktik usaha yang berkelanjutan.

Perjalanan Indonesia dalam mewujudkan praktik keberlanjutan sudah terkandung dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2015-2019 yang sejalan dengan Sustainable Development Goals. Berangkat dari RPJM tersebut, pemerintah Indonesia menetapkan dasar-dasar hukum seperti peraturan tingkat presiden dan tingkat menteri, untuk menjadi panduan bagi seluruh mitra dan pemangku kepentingan di Indonesia dalam menerapkan pembangunan yang berkelanjutan.

Hadirin sekalian yang saya hormati, yang saya muliakan,
Sustainable Development Goals adalah komitmen global kita bersama. Namun kita perlu mengingat bahwa setiap negara memiliki kondisi lokal masing-masing yang memerlukan solusi lokal dalam mengatasi masalah keberlanjutan. Memang tujuan keberlanjutan di tiap negara adalah sama dengan tujuan di tingkat global, tetapi cara mencapainya harus memperhatikan kondisi budaya dan perspektif lokal. Karena itu, kita semua perlu terus bekerja sama, perlu terus tukar-menukar pengalaman. Kita semua perlu Supreme Audit Institutions (SAI). Sebagai institusi audit, Supreme Audit Institutions (SAI) harus meningkatkan partisipasi, transparansi, dan akuntabilitas para pemangku kepentingan dalam menerapkan SDGs. Terutama dalam meningkatkan kualitas sistem pengawasan, sistem data, dan sistem informasi.

Saya harap assembly ini dapat berlangsung produktif dan memberikan kontribusi yang penting kepada usaha kita dalam mewujudkan pembangunan keberlanjutan yang dapat menyelamatkan bumi yang menjadi rumah kita bersama.

Dengan ini the 17th Assembly Meeting of INTOSAI Working Group on Environmental Auditing secara resmi saya buka.

Terima kasih,
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Transkrip Pidato Terbaru