Sambutan Ramadan 1443 H, Seskab Ajak Umat Islam Jalani Bulan Penuh Hikmah Dengan Sebaik-baiknya

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 2 April 2022
Kategori: Berita
Dibaca: 703 Kali
Seskab Pramono Anung

Seskab Pramono Anung (Foto: Humas Setkab/Rahmat)

Bulan Ramadan 1443 Hijriah/2022 Masehi yang telah dinantikan dan dirindukan oleh seluruh umat islam di dunia, termasuk umat islam di Indonesia, telah tiba. Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung pun mengajak umat Islam untuk menjadi bulan mulia yang penuh berkah dan pengampunan ini dengan sebaik-baiknya.

“Bulan Ramadan yang penuh hikmah ini, mari kita jalani dengan baik. Kita bertoleransi, kita beribadah, tetapi jangan lupa kita tetap harus bisa berbagi membantu dengan sesama. Itulah kelebihan menjalani ibadah Ramadan yang telah kita jalani selama ini,” ujar Seskab dalam pernyataannya menyambut 1 Ramadan 1443 H, yang diunggah pada kanal YouTube Sekretariat Kabinet, Sabtu (02/04/2022).

Seskab pun meminta agar umat Islam menjalankan ibadah di bulan Ramadan yang masih berlangsung di tengah pandemi ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Selamat menjalankan ibadah puasa bagi umat muslim di seluruh Indonesia. Semoga Allah Swt. senantiasa memberikan kita kekuatan, kesabaran, dan limpahan rahmat serta karunia-Nya. Dalam menjalankan ibadah puasa ini, mudah-mudahan kita semua dianugerahi kemenangan, kedamaian, dan juga kita selalu untuk saling bersilaturahmi,” tandasnya.

Sebelumnya, dalam pernyataan pers tanggal 23 Maret lalu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa seiring membaiknya situasi pandemi di tanah air, pemerintah memutuskan untuk melakukan sejumlah pelonggaran terhadap pembatasan kegiatan masyarakat. Tahun ini umat muslim dapat kembali menjalankan ibadah salat tarawih berjemaah di masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan serta dapat melakukan mudik Lebaran.

“Bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik Lebaran juga dipersilakan, juga diperbolehkan dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan satu kali booster serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Presiden.

Sementara itu, bagi para pejabat dan pegawai pemerintah, kegiatan buka puasa bersama dan gelar griya (open house) masih dilarang. Presiden pun kembali mengingatkan pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan dan berharap tren yang makin membaik ini dapat terus dipertahankan.

“Saya minta kita semuanya tetap menjalankan protokol kesehatan, disiplin menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan jaga jarak,” tandas Kepala Negara. (MAY/UN)

Berita Terbaru