Sebaiknya Ditata, Presiden Jokowi Minta Gojek Jangan Dilarang

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 18 Desember 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 29.829 Kali

GojekPresiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, kehadiran ojek atau gojek dan lain sebagainya adalah karena kebutuhan masyarakat.  Oleh sebab itu, lanjut Presiden jangan karena adanya sebuah aturan, ada yang dirugikan, ada yang menderita.

“Aturan itu yang buat siapa sih? Nah, yang buatkan kita.  Sepanjang itu dibutuhkan masyarakat, saya kira ngga ada masalah,” tegas Presiden Jokowi kepada wartawan di Istana Bogor, Jabar, Jumat (18/12) menanggapi adanya larangan dari Kementerian Perhubungan terhadap beroperasi ojek, gojek, dan sebagainya.

Soal aturan, menurut Presiden Jokowi, bisa dibuat transisi, misalnya transportasi massal kita sudah bagus,transportasi massal kita sudah nyaman. “Jadi nanti secara alami, orang akan milih kemana dia akan menentukan pilihannya,” ujarnya.

Presiden Jokowi juga menekankan,  nantinya jangan sampai mengekang sebuah inovasi. Ia melihat gojek adalah aplikasi anak-anak muda yang ingin memperbaharui, menginovasi sebuah ide. Karena itu, jangan sampai kebijakan itu juga mengekang inovasi.

Menurut Presiden, yang harus dilakukan Kementerian Perhubungan adalah melakukan penataan. Ia menunjuk Dinas Perhubungan, Kementerian Perhubungan seharusnya memberikan pembinaan,menata sehingga keselamatan dari penumpang juga bisa dijaga.

“Siang-siang nanti saya panggil Menteri Perhubungan,” pungkas Presiden Jokowi. (DID/JAY/ES)

Berita Terbaru