Segera Dekati DPR, Jokowi: Pilkada Langsung Tidak Bisa Ditawar Lagi

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 4 Desember 2014
Kategori: Berita
Dibaca: 24.236 Kali

Jokowi-di-Pasar-Panorama-BKL-750x422Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ketegasan sikapnya terkait dengan status Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

Melalui fanpage facebooknya yang diunggahnya beberapa saat lalu, Presiden Jokowi mengatakan, ia akan menjalin komunikasi politik yang lebih intensif dengan Parlemen (DPR-RI) untuk saling menyetujui kesepakatan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014.

“Pada prinsipnya Pilkada langsung tidak bisa ditawar-tawar lagi, ini adalah buah paling manis dalam demokrasi kita,” kata Jokowi.

Presiden menilai,  kalau Pilkada Langsung dibredel kemudian digantikan Pilkada Tidak Langsung, rakyat seakan-akan diikat untuk menonton panggung politik, dimana rakyat diasingkan dari hak-hak nya berdemokrasi.

Sementara dengan pilkada langsung, pelan-pelan akan kita dapatkan pemimpin yang secara organik tumbuh di dalam masyarakat dan paham atas situasi-situasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Partai Golkar Menolak

Wacana penolakan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 muncul setelah Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang berlangsung di Bali, Rabu (3/12) kemarin, mengeluarkan rekomendasi untuk mendukung pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Dengan demikian, Partai Golkar menolak Perppu tersebut.

Perppu Pilkada dikeluarkan oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono sebagai reaksi atas disetujuinya Rancangan Undang-Undang Pemilihan Gubernur, Bupati, atau Walikota, yang dilakukan melalui DPRD. Dalam Perppu itu ditegaskan, bahwa Pilkada dilakukan secara langsung. (ES)

 

Berita Terbaru