Senin Ini, Presiden Jokowi Lantik 1.974 Pamong Praja Muda Lulusan IPDN

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 15 Juni 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 20.682 Kali

IPDNPresiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (15/6), hari ini dijadwalkan melantik 1.974 Pamong Praja Muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Lapangan Parade Abdi Praja IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada pukul 09.30 WIB.

Ke-1974 Pamong Praja Muda itu terdiri dari 1.384 orang laki-laki dan 590 orang perempuan, yang nantinya akan menjadi sebagai penyelenggara pemerintahan yang tersebut di seluruh pelosok daerah.

Sebelum dilantik oleh Presiden Jokowi, para calon Pamong Praja Muda itu telah diwisuda oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo bersama Rektor IPDN Dr. Suhajar Diantoro, M.Si melalui prosesi sidang terbuka Senat IPDN, di Gedung Balairung Rudini, Minggu (14/6) kemarin.

Presiden lulusan terbaik program diploma IV diraih oleh Devia Hestina Arina S.Stp dari Kabupatan Lamongan, Jawa Timur, yang meraih penghargaan Kartika Asta Brata. Sementara lulusan program S1 diraih oleh Diana Hanifa S.IP dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat, yang meraih penghargaan Kartika Pradnya Utama.

Operasi Pasar

Usai melantik pamong praja muda, Presiden Jokowi akan melepas 30 truk beras  di Kompleks Pergudangan Utama Bulog Cimindi di Kota Cimahi, Jawa Barat.  Pelepasan truk beras ini menandai pembagian jatah beras miskin (raskin) dan pasar murah bagi seluruh daerah di Indonesia.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan Pertanian (Diskopindagtan) Kota Cimahi, Huzen Rachmadi mengatakan, mulai Senin (15/6) Kota Cimahi akan mendapatkan 30 truk paket yang terdiri dari raskin dan pasar murah.

“Semuanya ada 30 truk. Sebanyak 15 truk untuk operasi pasar murah yang sudah ditempatkan di Pasar Cimindi dan Pasar Atas, sedangkan 15 truk lagi untuk program raskin di daerah Cibeureum dan Leuwigajah,” kata Huzen Rachmadi.

Huzen Rachmadi menambahkan,  dalam setiap truk itu berisi beras paket  masing-masing 15 kg, 1 ton beras isi paket  masing-masing 5 kg, dan 1 ton paket gula pasir isi paket masing-masing 1 kg.

“Untuk beras dijual dikisaran Rp 8.200 perkilogramnya dan untuk gula dijual seharga Rp 10.900 per kilogram,” kata Huzen Rachmadi.

Pada sore harinya, Presiden akan memimpin sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, mengenai Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2016. (Humas Setkab/WID/ES)

Berita Terbaru