Seskab: Pada 2020, Indonesia Akan Jadi Negara Digital Ekonomi Terbesar di Asia Tenggara

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 10 November 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 32.136 Kali
Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Seskab Pramono Anung bercengkerama sesaat sebelum mengumumkan Paket Kebijkan XIV (10/11). (Foto: Humas/Jay)

Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Seskab Pramono Anung bercengkerama sesaat sebelum mengumumkan Paket Kebijkan XIV (10/11). (Foto: Humas/Jay)

Pemerintah hari ini mengumumkan Paket Kebijakan ke XIV mengenai Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik yang selanjutnya disebut Roadmap E-Commerce. “Peraturan Presiden (Perpres)nya sedang dipesiapkan, dan mudah-mudahan dalam waktu dekat akan kita launching,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung dalam konferensi pers, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (10/11) sore.

Seskab menegaskan, Indonesia menginginkan bahwa pada tahun 2020 menjadi negara digital ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Hal ini didukung oleh fakta bahwa hari ini Indonesia sebagai salah satu pengguna internet terbesar di dunia yang mencapai 93,4 juta orang dan pengguna telepon pintar (smartphone) 71 juta orang.

“Dengan potensi yang dimiliki ditargetkan pada  2020 akan tercipta sekitar 1000 technopreneur dan value bussines-nya kurang lebih 10 miliar dollar AS, dan harapannya kalau roadmap ini berjalan dengan baik, maka pada tahun 2020 diprediksi nilai inti E-Commerce ini mencapai 130 miliar dollar AS,” jelas Pramono.

Ia menyebutkan, Paket Kebijakan ke-XIV yang diluncurkan pemerintah hari Kamis (10/11) ini sebagai persiapan karena bagaimanapun ini hal yang tidak bisa dihindari, sehingga pemerintah dari awal mempersiapkan agar pada tahun 2020 value-nya kalau bisa mencapai 130 miliar dollar AS sebagaimana harapan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. (SM/ES)

Berita Terbaru