Setkab Raih Penghargaan Tertinggi Dalam Penyajian Laporan Keuangan 2013

Oleh Alfurkon Setiawan
Dipublikasikan pada 12 September 2014
Kategori: Berita
Dibaca: 64.896 Kali

penghargaan_wtp_kemenkeu_rahmat2Sekretariat Kabinet (Setkab) memperoleh piagam penghargaan dalam acara Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintahan Tahun 2014 yang dilaksanakan di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jumat (12/9) pagi.

Penghargaan tersebut diperoleh atas keberhasilan Sekretariat Kabinet dalam penyajian laporan pertanggungjawaban keuangan tahun 2013 dengan capaian Standar Tertinggi dalam Akuntasi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah. Penghargaan ini mengacu pada opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Juni lalu.

Penghargaan diterima oleh Wakil Sekretaris Kabinet (Waseskab) Ibnu Purna didampingi oleh Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan M. Amperawan dan Kepala Biro Umum Temon. Acara ini adalah acara tahunan yang diharapkan akan terus diselenggarakan secara berkelanjutan dengan tema “Dengan Semangat WTP Sukseskan Implementasi Akuntansi Berbasis Akrual Di Tahun 2015.”

Penghargaan tersebut melengkapi keberhasilan Sekretariat Kabinet yang telah dua kali meraih penilaian WTP tahun 2012 dan 2013 dari BPK, sejak menjadi bagian anggaran sendiri tahun 2012.

Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri mengatakan, bahwa reformasi pengelolaan keuangan negara sudah semakin membaik setiap tahunnya. “Ada 65 Laporan Keuangan Kementerian¬† Negara/Lembaga (LKKL) yang mendapat opini WTP dan 18 mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Jumlah ini meningkat secara signifikan dibanding tahun 2006 yang hanya sebanyak enam LKKL,” kata Chatib.

Sementara Wakil Presiden (Wapres) Boediono menyampaikan ucapan selamat kepada mereka yang mendapatkan penghargaan pada hari ini. Wapres juga mendoakan semoga prestasi yang dicapai itu bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan di masa-masa mendatang.

“Rakernas adalah forum bagi kita yang langsung bertanggungjawab di bidang keuangan untuk mensinergikan upaya kita dalam mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang berkualitas dan akuntabel. Pengelolaan keuangan yang baik merupakan unsur utama dalam upaya kita untuk mencapai tujuan yang lebih besar lagi demi penyelenggaraan pemerintahan yang baik,” kata Wapres.

Hadir dalam Rakernas tersebut antara lain sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, pimpinan Lembaga dan gubernur dari sejumlah provinsi. (Humas Setkab/ES)  

Berita Terbaru