Sleman Resmikan Sekolah Siaga Bencana

Oleh Alfurkon Setiawan
Dipublikasikan pada 17 September 2014
Kategori: Nusantara
Dibaca: 60.219 Kali

sd_siaga_bencanaSekolah Dasar Negeri 2 Umbulharjo dan Sekolah Dasar Negeri Kepuharjo Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (16/9), diresmikan sebagai sekolah siaga bencana (SSB).

Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu mewakili Bupati Sleman meresmikan SD tersebut dengan menandatangani prasasti , disusul pemukulan gong dan pembukaan selubung papan nama.

Yuni Satia Rahayu mengatakan, Kabupaten Sleman menyimpan potensi bencana yang diakibatkan faktor alam maupun non-alam.

“Pada 2010, kita semua merasakan bagaimana dasyatnya erupsi Gunung Merapi, yang kemudian diikuti banjir lahar hujan yang terus mengancam sampai saat ini,” kata Yuni Satia Rahayu.

Ia mengatakan, beberapa waktu yang lalu, sebagian masyarakat Sleman juga terkena angin puting beliung yang juga menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.

Kepala BPBD DIY Gatot Saptadi mengatakan, wilayah DIY ini 68 persennya mempunyai potensi rawan terhadap 12 jenis bencana, termasuk Gunung Merapi.

“Memperhatikan hal tersebut diperlukan pendekatan pengurangan resiko bencana dengan wajib melaksanakan langkah-langkah pencegahaan dan kesiapsiagaan,” katanya.

Ia mengatakan, untuk mengantisipasi hal tersebut pemerintah menindaklanjuti dengan melakukan perkuatan kapasitas melalui program Desa Tangguh Bencana (Destana) dan SSB.

“Kegiatan untuk mewujutkan SD Umbulharjo 2 sebagai SSB antara lain sosialisasi pengurangan resiko bencana bagi guru dan karyawan SDN Umbulharjo 2 selama tiga hari, bimbingan teknis kurikulum pengurangan resiko bencana terintegrasi dengan kurikulum 2013 selama tiga hari serta bantuan dapur umum dan lainnya,” katanya. (Humas BPBD DIY/ES)

Nusantara Terbaru