Soal Banjir Jakarta, Presiden Jokowi: Kalau Tidak Bisa Dihilangkan, Dikurangi Sebanyak-Banyaknya

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 11 Februari 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 51.874 Kali
Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas membahas banjir di Jakarta, di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/2)

Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas membahas banjir di Jakarta, di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/2)

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan perlunya fokus dalam menangani banjir. Presiden menilai, tidak  hanya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tapi juga peran dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sangat penting sekali.

“Saya tahu sudah dilakukan penanganan baik yang fisik dan penghutanan kembali, penghijauan juga sudah dilakukan,” kata Presiden dalam pengantar awal Rapat Terbatas tentang Penanganan Banjir, Rabu (11/2) di Kantor Presiden Jakarta.

Presiden mengatakan bahwa  dalam  bulan Desember, Januari, Februari hampir di semua provinsi wilayah terkena banjir.

“Yang terjadi baik di Aceh, di Bandung, dan terakhir kemarin di Jakarta perlu diseriusi dan kita fokusi, sehingga masalah yang sudah bertahun-tahun ini betul betul bisa kita selesaikan. Kalau tidak bisa dihilangkan, kalau bisa dikurangi sebanyak-banyaknya,” ujar Presiden.

Presiden mengetahui bahwa masalah yang kelihatan yang sebetulnya juga dalam perencanaan sudah ada, kemudian penyelesaiannya dengan cara apa semuanya sudah tahu. “Hanya kita mempercepat, gubernur tugasnya apa, pemerintah pusat tugasnya apa, bupati tugasnya apa, tinggal pembagian itu,” tegasnya.

Presiden juga mengingatkan, agar dalam penanganan-penanganan ke depan, Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga diperlukan, sehingga antisipasi terhadap masalah ini betul-betul siap sebelum kejadiannya datang.

Presiden menginginkan laporan terlebih dahulu mengenai banjir di Jakarta, dan sudah sejauh mana pekerjaan sodetan  Ciliwung ke Banjir Kanal Timur dan dimulainya pembangunan waduk Ciawi di Bogor, dan mungkin hal-hal lain yang berkaitan dengan banjir di luar Jakarta yang bisa dilaporkan..

Rapat Terbatas itu dihadiri oleh Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Mendagri Tjahjo Kumolo, Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, Menteri Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Plt. Gubernur Banten Rano Karno , Walikota Bogor Bima Arya, dan Plt. Bupati Bogor. (Humas Setkab/WID/ES)

Berita Terbaru