Soal Calon Kapolri, Presiden Jokowi Menjawab “Secepatnya”

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 13 Februari 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 64.675 Kali
Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan soal kelanjutan calon Kapolri, di Istana Bogor, Jabar, Jumat (13/2)

Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan soal kelanjutan calon Kapolri, di Istana Bogor, Jabar, Jumat (13/2)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi jawaban soal keputusannya yang ditunggu masyarakat menyangkut calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang telah disetujui oleh Rapat Paripurna DPR-RI, Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Budi Gunawan.

Kepada wartawan yang menanyakan masalah tersebut di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/2) siang, Presiden Jokowi menjawab dengan kata singkat “Secepatnya”.

Tentang Bapak yang telah menghubungi Ketua DPR untuk membatalkan Calon Kapolri Budi Gunawan, bagaimana?

Menurut Presiden Jokowi, prosesnya sebetulnya sudah berjalan, dan ia kembali kepada statemen aslinya mengenai keputusan itu. “Secepatnya, tetapi belum saat ini,” ujarnya.

Saat ditanya wartawan soal 6 (enam) nama baru calon Kapolri yang diajukan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Presiden Jokowi sempat menanyakan, “Itu pertimbangan atau…?”

Berarti Komjen BG tidak dilantik? Tanya wartawan lagi. “Tadi, di depan saya sampaikan, secepatnya nanti saya sampaikan,” tegas Jokowi.

Apakah keputusan baru akan diambil setelah keputusan hasil sidang pra peradilan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan? “Secepatnya, bisa saja setelah ini saya ngomong lagi (sambil ketawa),” kata Jokowi.

Presiden kembali menegaskan, bahwa sebetulnya sudah ada proses dalam pengambilan keputusan mengenai calon Kapolri itu. Tetapi, ia belum bisa menyampaikan saat ini.

Apakah dalam 2 (dua) hari ini? “Secepatnya, tetapi ini perlu kalkulasi, perlu perhitungan yang betul-betul matang,” kata Presiden.

Menurut Presiden Jokowi,ada kalkulasi, ada perhitungan yang menyangkut masalah hal yang berkaitan dengan politik, hal yang berkaitan  hukum, yang semuanya harus dihitung, dikalkulasi.

“Kalau masalahnya hanya satu tidak bertumpukan, satu kali 24 jam sudah saya putuskan,” kata Jokowi.

DPR ngotot bahwa Pak BG tetap harus dilantik bagaimana? “Nanti dilihat,” tegas Jokowi.

Saat ditanya mengenai pertemuannya dengan pimpinan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat, nanti malam, di Solo, Jawa Tengah, Presiden Jokowi yang didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, pertemuan dengan siapapun menjadi pertimbangan.

“Baik dengan partai politik, baik dengan publik, baik suara-suara masyarakat semuanya kita dengarkan. Dari tokoh-tokoh semuanya,”  kata Presiden Jokowi yang langsung meninggalkan lokasi pertemuan dengan pers di halaman Istana Bogor, Jabar itu. (Humas Setkab/ES)

 

Berita Terbaru