Soal Kebakaran Hutan, Presiden Jokowi: Sabar, Lahan Yang Terbakar Sangat Luas

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 19 Oktober 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 27.655 Kali
Presiden Jokowi berdiskusi dengan sejumlah pejabat di tengah hutan Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (9/10).

Presiden Jokowi berdiskusi dengan sejumlah pejabat saat meninjau kebakaran hutan Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (9/10) lalu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat untuk bersabar dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan. Ia menegaskan, Pemerintah terus berupaya mengatasi kebakaran hutan dan lahan dengan melakukan pemadaman yang dilakukan baik dari darat dan udara. Bahkan Presiden dan beberapa menteri termasuk juga Panglima TNI dan Kapolri telah beberapa kali ke lapangan.

“Tapi kita harus sabar, karena lahan yang terbakar sangat luas,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai menyaksikan final Piala Presiden, di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (19/10) malam.

Presiden menjelaskan bahwa area kebakaran hutan dan lahan yang terjadi saat ini sangat luas, bahkan di luar kondisi yang normal.  Selain itu, kebakaran lahan  sulit dipadamkan karena terjadi di lahan gambut yang bara apinya dibawah permukaan.

Hal ini semakin diperparah oleh  El Nino, dimana  terjadi kemarau berkepajangan, sehingga hujan yang diharapkan turut membantu memadamkan kebakaran lahan dan hutan tidak kunjung turun.

Presiden Jokowi menegaskan, bahwa dirinya terus memantau perkembangan kebakaran hutan dan lahan, baik melalui  laporan data lapangan, gambar citra satelit maupun foto udara. Sore kemarin misalnya, menurut Presiden, di seluruh Indonesia terdapat 942 titik, termasuk di Maluku dan Papua.

Terkait penanganan korban bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan itu, menurut Presiden Jokowi, Pemerintah melalui kementerian terkait telah mengirimkan bantuan obat-obatan ke daerah yang terkena bencana asap. “Obat-obatan 31 ton, masker total 3,5 juta. Rumah Sakit dan puskesmas dan daerah juga kita perintahkan buka 24 jam,” ujar Presiden.

Selain itu, lanjut Presiden, Pemerintah juga menyediakan rumah singgah untuk evakuasi korban disiapkan sehingga masyarakat yang terkena ISPA (infeksi Saluran Pernafasan Atas) juga turut ditangani.

Presiden meminta kepada pemerintah kabupaten, pemerintah kota, pemerintah provinsi, pemerintah pusat bersama-sama seluruh elemen masyarakat bersatu padu memadamkan kebakaran hutan dan lahan.

“Saya juga meminta Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN untuk waspadai adanya situasi yang ingin dimanfaatkan untuk timbulkan keresahan,” papar Presiden Jokowi. (TKP/ES)

Berita Terbaru