Soal Pemilihan Pimpinan MPR, Seskab: Hilangkan Sikap ‘The Winners Take All’

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 6 Oktober 2014
Kategori: Berita
Dibaca: 25.310 Kali
Seskab Dipo Alam

Seskab Dipo Alam

Pemilihan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI yang dijadwalkan dilakukan Senin (6/10) malam menarik perhatian sejumlah kalangan. Ada yang memprediksi dalam pemilihan nanti, pola yang terjadi pada saat pemilihan pimpinan DPR-RI, Rabu (1/10) malam, dimana partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) menyapu bersih kursi akan kembali terulang.

Partai-partai politik pendukung pemerintahan Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) sendiri yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) sudah mengantisipasi hal itu, dengan mengajukan paket pimpinan Ketua MPR untuk Fraksi Utusan Daerah (FUD), sementara 4 (empat) kursi pimpinan lagi dibagi dua untuk KMP dan dua untuk KIH.

Menanggapi masalah tersebut, Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam meyakini, musyawarah dalam pemilihan MPR malam ini akan terwujud bila sikap kenegarawanan yang dicontohkan mantan Ketua MPR-RI, alm. Taufik Kiemas hadir.

“Saya percaya musyawarah dalam memilih pimpinan MPR terwujud malam ini bila sikap politik “the winners take all” sirna, silaturahmi terbuka,” kata Seskab Dipo Alam melalui akun twitter pribadinya @dipoalam49, yang diunggahnya pada Senin (6/10) beberapa saat lalu.

Seskab menegaskan, ia sangat percaya musyawarah dalam pemilihan pimpinan MPR malam ini terwujud bila dendam lama ataupun baru sirna. ”Tawadhu dan silaturahmi kuncinya,” tuturnya.

Menurut Seskab Dipo Alam, politik Indonesia sesungguhnya tidak perlu tersandera, apakah Megawati (Ketua Umum PDIP) dan SBY (Ketua Umum Partai Demokrat) jadi atau tidak jadi bertemu. Yang penting, kata dia, pegang Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI!

Malam Ini

Sebagaimana diketahui, paska kemenangan KMP dalam pemilihan pimpinan DPR, partai-partai yang tergabung dalam KIH melakukan perubahan strategi dengan mengajukan paket calon pimpinan MPR-RI yang mereka nilai lebih mencerminkan realitas kekutan fraksi-fraksi di MPR-RI, dengan mendorong calon dari Fraksi Utusan Daerah sebagai calon Ketua MPR-RI periode 2014-2019. Adapun sisa 4  (empat) kursi pimpinan MPR lainnya dibagi rata, masing-masing 2 (dua) untuk KMP dan KIH.

Sebelumnya partai-partai yang tergabung dalam KMP juga menyepakati untuk mengajukan paket pimpinan MPR, dengan paket 4 (empat) untuk partai yang tergabung dalam KMP, dan 1 (satu) kursi untuk Fraksi Utusan Daerah.

Pemilihan pimpinan MPR-RI pada Senin (6/10) malam akan menjadi jawaban paket mana yang akan menang, apakah paket yang disodorkan oleh KIH atau paket yang disodorkan oleh KMP, atau akan muncul paket lain. (ES)

Berita Terbaru