Soal Pengungsi Sinabung, Luhut: Presiden Jokowi Tidak Ingin Rakyat Lama-Lama Menderita

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 29 Juni 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 25.274 Kali
Kepala Staf Presiden dan Seskab Andi Widjajanto saat berkunjung ke lokasi penampungan pengungsi korban erupsi Sinabung, di Kabanjahe, Karo, Minggu (28/6)

Kepala Staf Presiden dan Seskab Andi Widjajanto saat berkunjung ke lokasi penampungan pengungsi korban erupsi Sinabung, di Kabanjahe, Karo, Minggu (28/6)

Kepala Staf Presiden Luhut B. Pandjaitan menegaskan, kedatangannya bersama Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto mengunjungi kawasan terdampak erupsi Gunung Sinabung, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, bukan dalam rangka pencitraan. Namun dalam rangka kunjungan kerja untuk percepatan penanganan erupsi Gunung Sinabung.

“Kedatangan kami adalah untuk melihat dan mendengar secara langsung dari masyarakat Karo, bagaimana kondisi dan jumlah pengungsi serta sejauhmana telah terwujud pembangunan relokasi permukiman korban erupsi Sinabung di Siosa,” kata Luhut di pendopo rumah dinas Bupati, Minggu (28/6).

Luhut menegaskan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ingin rakyat lama-lama menderita. Presiden serius dan ingin masalah Sinabung segera diselesaikan dengan baik. Untuk itu, Presiden memerintahkan untuk segera mempercepat penangananan Sinabung mengingat erupsi Sinabung yang tidak akan selesai dalam waktu singkat.

Presiden Jokowi, lanjut Luhut, sangat serius dalam menangani masalah Sinabung. Bahkan Presiden akan langsung datang ke Karo pada Agustus mendatang untuk melihat secara langsung finalisasi apa yang sudah dilakukan pemerintah secara terpadu untuk Sinabung.

Dalam rapat koordinasi di rumah dinas Bupati Karo itu, Luhut B. Pandjaitan menegaskan, Presiden Jokowi memiliki atensi yang begitu tinggi bagi masyarakat Karo. Ia menyebutkan, khusus bagi warga pengungsi erupsi Sinabung, Presiden telah berpesan agar anak-anak para pengungsi jangan sempat putus sekolah.

“Presiden telah siapkan bea siswa dan telah berkoordinasi dengan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Perhatian Presiden kepada pengungsi Sinabung tidak beda kepada masyarakat korban Lapindo,” papar Luhut yang datang ke Karo bersama Seskab Andi Widjajanto selaku utusan Presiden Jokowi.

Selain Bupati Karo Terkelin Brahmana SH beserta jajarannya, pertemuan itu juga dihadiri oleh Kepala Badan Geologi Dr. Surono, Perwakilan BNPB, Pangdam I/BB Mayjen TNI Edy Rahmayadi, Danrem 023/KS Danrem 023/KS Kol Inf Fachri selaku Dan Satgas Pembangunan pemukiman Siosar dan Dan Satgas Pengungsi Letkol Inf Asep S yang juga selaku Dandim 0205/TK, Wakapoldasu Brigjen Pol Ilham Salahudin, Kapolres Tanah Karo beserta jajarannya dan para undangan lainnya.

Kunjungi Posko Pengungsi

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kepala Staf Presiden Luhut B. Pandjaitan didampingi Seskab Andi Widjajanto sepanjang Minggu (28/6) mengunjungi kawasan lokasi erupsi Gunung Sinabung, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Kunjungan Kepala Staf Presiden dan Seskab itu diawali dengan briefing koordinasi dengan Pemkab Karo di pendopo rumah dinas Bupati Karo Terkelin Brahmana, mendengarkan paparan penanganan erupsi oleh Komanda Korem (Danrem) 023/KS Kol. Inf. Fahri,  serta paparan tentang erupsi Sinabung oleh Kepala Badan Geologi Surono.

Selanjutnya, Luhut dan Andi beserta rombongan meninjau tempat relokasi pengungsi Sinabung, di Desa Siosar, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. Setelah berbuka puasa bersama di rumah dinas Bupati Karo, Luhut  dan  Andi  meninjau  lokasi tempat penampungan pengungsi sementara, yaitu di Gereja Paroki, dan Gedung KNPI, di Kabanjahe, Karo. (KAM/GUN/ES)

Berita Terbaru