Stok Cukup, Presiden Jokowi Minta Bulog Pasok Beras Berapapun Diminta Pasar

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 25 Februari 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 45.492 Kali
Presiden Jokowi memberikan arahan kepada sejumlah menteri saat meninjau gudang beras Perum Bulog, di Jakarta, Rabu (25/2)

Presiden Jokowi memberikan arahan kepada sejumlah menteri saat meninjau gudang beras Perum Bulog, di Jakarta, Rabu (25/2)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung penyaluran beras di gudang Perum Bulog, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (26/2) siang. Dalam kesempatan ini, Presiden menginstruksikan Bulog untuk melakukan operasi pasar, dan menyalurkan beras berapapun yang diminta masyarakat.

Menurut Presiden, hari ini juga beras di gudang Bulog akan masuk ke Pasar Induk Cipinang, pasar beras terbesar di tanah air. Ia menyebutkan, stok beras yang ada cukup sampai ke masa panen nanti.

“Sekarang ada 1,4 juta ton, dan akan disalurkan raskinnya, lalu habis. Setelah itu kita dorong 300 ribu ton. Dalam operasi pasar, berapapun yang dibutuhkan akan kita dorong beras masuk ke pasar,” kata  Jokowi.

Presiden Jokowi mengingatkan, jangan ada lagi pikiran kekurangan stok, tidak ada suplai. “Suplainya akan terus berapapun yang diminta, akan kita berikan,” tegasnya

Dalam acara yang dihadiri oleh perwakilan Bulog dari Bandung, Palembang, Surabaya, dan Bali itu, Presiden Jokowi menginstruksikan agar mereka segera menyalurkan beras untuk rumah tangga miskin (raskin) sampai habis, sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi.  “Supply dan demand bisa seimbang, dan harga bisa normal kembali,” ujarnya.

Sidak Gudang

Presiden Jokowi yang didampingi sejumlah menteri Kabinet Kerja tiba di gudang Bulog, Jakarta Timur, Senin (25/2) siang, dalam acara penyaluran raskin dan operasi pasar beras tahun 2015.

Sesaat setelah tiba di lokasi, Presiden Jokowi langsung melakukan sidak ke salah satu gudang untuk melihat langsung stok beras didampingi oleh Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perdagagangan Rahmat Gobel, dan Dirut Perum Bulog Lenny Sugihat.

Setelah melakukan sidak, Presiden Jokowi mendengarkan laporan dari Dirut Perum Bulog dan sejumlah perwakilan gudang Perum Bulog di sejumlah wilayah di Indonesia, di antaranya Palembang, Bandung, Surabaya, dan Bali.

Acara diakhiri dengan peninjauan ke lokasi persiapan kegiatan dan pelepasan armada raskin dan operasi pasar tahun 2015, ditandai dengan pemecahan kendi oleh Presiden Jokowi.

(Humas Setkab/ES)

 

Berita Terbaru