Sukacitanya Para Pedagang Sambut Kedatangan Presiden di Pasar Bahari Berkesan

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 28 September 2022
Kategori: Berita
Dibaca: 480 Kali

Presiden Jokowi saat menyambangi Pasar Bahari Berkesan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Rabu (28/09/2022). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyambangi Pasar Bahari Berkesan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Rabu (28/09/2022). Dalam kunjungannya tersebut, Presiden menyapa masyarakat sekaligus memberikan bantuan sosial dan sembako bagi para pedagang.

Setibanya di Pasar Bahari Berkesan sekitar pukul 07.54 WIT, Presiden disambut oleh Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ternate, Muhlis S. Djumadil. Kehadiran Presiden ini disambut para pedagang dengan sukacita.

Meril, salah satu pedagang di pasar tersebut, mengaku sangat senang bisa berjumpa langsung dengan Presiden Jokowi. Bahkan, ia terharu karena mendapatkan kesempatan bersalaman langsung dengan Presiden ke-7 RI tersebut.

“Dari awal saya itu berdoa, ‘Ya Allah kapan Pakde datang ke sini?’ Bisa bertemu, saya bisa pegang tangan alhamdulillah ya Allah,” ujar Meril.

Kegembiraan serupa dirasakan oleh pedagang lainnya, Halimah, yang sebelumnya juga tidak pernah melihat seorang presiden secara langsung. Ia pun merasa bangga karena Presiden Republik Indonesia datang ke Kota Ternate yang sangat ia cintai.

“Kita bangga sekali karena Bapak Presiden datang di Kota Ternate. Saya berterima kasih banyak. Selama ini kita tidak pernah melihat Bapak Presiden, makanya hari ini kita juga senang hati,” ucapnya.

“Kita sampaikan juga, karena kita masyarakat orang kecil, dan teman-teman saya ini minta supaya kalau boleh mohon-mohon jangan dinaikkan lagi—walaupun BBM naik—jangan bahan-bahan pokok dinaikkan,” imbuhnya.

Seorang warga lainnya, Nurlani, menyampaikan cerita dan harapan yang berbeda. Di hadapan Kepala Negara, Nurlani bercerita mengenai suaminya yang sakit sehingga tidak bisa lagi mencari nafkah.

“Suami saya sakitnya sudah lama, Pak. Terus saya saban hari cuma ke gereja sama kupas bawang di pasar. Bapak tanya, ‘Suaminya mana?’ Saya bilang, ‘Suami saya di rumah, dia tidak bisa lagi mencari [nafkah]. Akhirnya saya kerjanya kupas bawang,” ujarnya.

“Pesan untuk Bapak, semoga Bapak dikasih rezeki yang banyak karena saya tidak bisa balas kebaikan Bapak,” imbuhnya.

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan ke pasar tersebut yaitu Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, dan Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba. (BPMI SETPRES/AIT/UN)

Berita Terbaru