Tahun 2015, Pemerintah Akan Fokus Pada Pembangunan Infrastruktur

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 24 Desember 2014
Kategori: Berita
Dibaca: 26.444 Kali
Suasana sidang paripurna Kabinet Kerja yang dipimpin Presiden Jokowi, di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (24/12)

Suasana sidang paripurna Kabinet Kerja yang dipimpin Presiden Jokowi, di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (24/12)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, meskipun ada berbagai masukan, pemerintah memutuskan pada tahun 2015 akan fokus pada pembangunan Infrastruktur. Hal ini akan tercermin pada penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2015.

“Ada beberapa yang sudah memberikan masukan-masukan pada saya mengenai tambahan dalam rangka penyusunan RAPBNP tersebut, tetapi saya hanya ingin  2015 itu  fokus kita di infrastruktur,” kata Presiden Jokowi dalam pengantar awal sebelum sidang kabinet Paripurna, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (24/12) sore.

Sidang Kabinet Paripurna yang membahas mengenai arah kebijakan penyusunan rancangan APBNP Tahun 2015 ini dihadiri oleh seluruh menteri Kabinet Kerja.

Selain pada pembangunan infrastruktur, menurut Presiden, pemerintah juga akan fokus pada  kegiatan yang berkaitan  dengan pangan. Artinya, lebih banyak di  kementerian pertanian.

“Fokus kita sementara berada pada dua hal tadi,” ujar Jokowi.

Setelah itu, pada tahun berikutnya, akan ada fokus-fokus berikutnya. “Artinya apa, dari anggaran ruang fiskal yang ada sekarang ini, kita punya kemampuan untuk membangun, tetapi apa yang ingin kita kerjakan adalah sesuatu yang bisa menghasilkan, sesuatu yang produktif,” terang Jokowi.

Sidang Kabinet Paripura itu merupakan sidang ketiga yang dipimpin Presiden Jokowi sepanjang Rabu (24/12) ini. Sebelumnya, usai mengunjungi kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, pada pagi hari, Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla telah memimpin Rapat Terbatas Kabinet yang membahas masalah enyalahgunaan narkoba, persiapan dan pengamanan dalam rangka hari Natal 2014 dan Tahun Baru 2015, kemudian dilanjutkan denga Rapat Terbatas Kabinet bidang Perekonomian yang di antaranya membahas masalah skema subsidi harga bahan bakar minyak (BBM). (Humas Setkab/ES)

Berita Terbaru