Tambah Alat Berat, Menteri PUPR Targetkan Jalan Terisolir di Sukmajaya, Bogor, Bisa Diakses Minggu Ini

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 6 Januari 2020
Kategori: Berita
Dibaca: 105 Kali

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjawab wartawan saat meninjau lokasi longsor di Kecamatan Sukmajaya, Bogor, Jabar, Minggu (5/1). (Foto: BKP Kementerian PUPR)

Menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar akses jalan yang terputus, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumaan Rakyat (PUPR) akan menambah kendaraan alat berat agar jalan utama menuju desa-desa di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor yang terisolir akibat longsor bisa diakses dalam waktu seminggu ke depan.

“Ini ada beberapa desa yang terisolir. Untuk itu saya buat dua tim. Kalau Bapak Presiden Jokowi kasih waktu seminggu, itu insyaallah bisa tembus,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono usai meninjau lokasi longsor untuk memastikan peralatan berat berfungsi optimal pada Minggu (5/1).

Menurut Basuki, sedikitnya 11 kendaraan alat berat akan diterjunkan untuk menembus jalan-jalan utama yang tertutup longsor. Sebelumnya Kementerian PUPR sejak Sabtu (4/1) telah mengirimkan alat berat ke lokasi longsor di Kecamatan Sukajaya, yaitu 6 excavator, 1 loader, dan 1 buildozer.

“Metodenya, setelah satu jalur menuju Sukajaya tembus, selanjutnya alat berat ini langsung berangkat ke desa berikutnya, kemudian kendaraan di belakang masuk untuk membersihkan,” jelas Basuki.

Sedangkan jalan utama menuju Desa Pasir Madang, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menarget bisa selesai dan dapat diakses besok Senin (6/1). “Untuk Desa Pasir Madang, Sukajaya, mudah-mudahan besok sore bisa tembus,” kata Menteri Basuki.

Desa Pasir Madang, merupakan 1 dari 6 Desa yang hingga kini masih terisolir akibat longsor, pada . Rabu (1/1) sekitar 06.00 WIB karena hujan deras yang membuat Sungai Cidurian di Kabupaten Bogor meluap dan mengakibatkan beberapa wilayah sekitarnya mengalami banjir dan longsor.

Selain Desa Pasir Madang, masih banyak titik longsor yang menutup jalan-jalan utama menuju desa-desa lainnya yang juga mengalami bencana longsor, yakni Desa Kiarasari, Kiara Pandak, Urug, Cisarua, dan Desa Cileuksa.

Untuk akses jalan yang tertutup akibat banjir dan longsor, sebagian titik sudah terbuka yakni pada Jalan Raya Cigudeg – Kecamatan Sukajaya sepanjang 7 Km sudah, Posko Utama – Sub Pos Harkat Jaya sepanjang 2 Km, dan ruas Jl. Kiarasari – Jl. Pasir Madang sudah berhasil dibuka 4 titik dari 13 titik longsoran.

Presiden Jokowi bersama rombongan Minggu (5/1) berangkat menuju Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU. Rombongan Presiden yang terdiri dari tiga helikopter lepas landas dari Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada pukul 08.15 WIB. Pada pukul 08.30 WIB, dua helikopter yang ditumpangi oleh perangkat kepresidenan dan membawa bantuan logistik untuk pengungsi berhasil mendarat terlebih dahulu di helipad Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

Namun karena cuaca buruk, pilot helikopter Presiden memutuskan untuk kembali ke Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor dan tiba pada pukul 09.05 WIB. Setibanya di Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, atas perintah Presiden, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono langsung menuju Kecamatan Sukajaya melalui jalur darat. (BKP Kementerian PUPR/ES)

Berita Terbaru