Tampilkan Buah-buahan Khas Nusantara, Kementan Gelar FRUIT INDONESIA 2016

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 17 November 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 25.584 Kali

Buah NusantaraGuna mengeksplorasi kekayaan buah nusantara dan mempromosikan potensi ekspor mancanegara sebagai bagian Gerakan Revolusi Oranye, Kementerian Pertanian dan Institut Pertanian Bogor (IPB) bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggelar FRUIT INDONESIA 2016.

Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan) dalam siaran persnya Rabu (16/11) pagi menyebutkan, FRUIT INDONESIA 2016 akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis (17/11) pagi ini, dan akan berlangsung hingga Minggu (20/11) mendatang, di Parkir Timur Senayan, Jakarta.

Dalam pergelaran festival buah Nusantara terbesar ini, menurut siaran pers Biro Humas Kementan, pengunjung akan mendapatkan pengalaman dan pengalaman baru bernuansa Pesta Buah. “Beragam buah khas Indonesia dan buah eksotis akan disuguhkan secara gratis di berbagai booth, dan pengunjung dapat mengeksplorasi 25 hingga 35 jenis buah khas indonesia pada festival ini,” bunyi siaran per situ.

Buah-buahan Nusantara yang ditampilkan adalah Alpukat, Mangga, Nanas, Rambutan, Durian, Pepaya, Manggis, Belimbing, Pisang, Salak, Lengkeng, Jambu, Sawo, Kedondong, Markisa, Nangka, Pisang Ambon Lumut, Jeruk Keprok, Srikaya, Jambu Biji, Jeruk Besar, Semangka, Duku, Mangga Gedong, Jeruk Nipis, Buah Naga, Melon, Mangga Podang, Pisang Tanduk, Jambu Biji Kristal, Bengkoang, Jambu Air Hijau, Sirsak dan Semangka Kuning.

Tak hanya itu, pengunjung juga bisa menikmati beragam buah eksotis Indonesia yang saat ini sulit ditemukan. Buah-buahan khas Indonesia tersebut yaitu Kecapi, Sawo Kecik, Buni, Jambu Bol, Sawo Duren, Lobi-Lobi, Jamblang, Binjai, Cermai, Gandaria, Jambu Mawar, Bisbul, Delima, Blewah, Jeruk Purut, Markisa, Salak Merah, Cempedak, Terung Belanda, Durian Lay, Markisa Ungu, Matoa, Kesemek, Kepel, Pisang Merah, Carica, Sukun, Rukem, Langsat, Manggis Merah, Namnam, Alkesah, Mengkudu dan Durian Merah.

Selain menikmati beragam buah nusantara, FRUIT INDONESIA 2016 juga memberikan berbagai peluang bisnis bagi para pengunjung. Berbagai program bertaraf nasional dan internasional akan digelar dalam festival ini, yaitu Pameran dan Bursa, Bussiness Matchmaking, Export Business Coaching, Aneka Lomba (kontes buah unggul Nusantara, merangkai buah dan bunga, mengukir buah nusantara, dekorasi ruang, fotografi, lomba menggambar dan lomba fashion show untuk siswa SD), serta Karnaval.

“Pada Pameran dan Bursa ditampilkan berbagai benih dan bibit buah, pupuk, pestisida dan hormon, buah olahan, industri kesehatan berbahan baku buah, industri pariwisata berbasis kebun buah nusantara meliputi peralatan pertanian, mesin pertanian, media pertanian, outlet buah dan lembaga keuangan,” bunyi siaran pers Kementan.

Kementerian Pertanian sendiri menampilkan RUMAH HORTIKULTURA yang mendisplay dan mengenalkan aneka buah, sayuran, tanaman obat, dan tanaman hias pada 3 jenis kategori yaitu komoditas produk ekspor, komoditas substitusi impor dan komoditas untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri.

Selain itu, Kementerian Pertanian akan berperan aktif dalam kegiatan Fruit Forum yang merupakan rangkaian kegiatan Business Matchmaking dengan berbagi informasi teknologi terkini dalam Budidaya Buah-buahan, Pasca Panen Buah-buahan, Pengolahan Buah-buahan, serta Penyimpanan dan Pengiriman Buah-buahan.

Kegiatan ini, menurut Biro Humas Kementan, akan melibatkan 19 Propinsi dan 82 Kabupaten/Kota dan dikunjungi 15.000 orang pengunjung baik nasional dan internasional yang terdiri dari pelaku bisnis dari negara-negara ASEAN (9 negara), Asia (China, Jepang, Taiwan, Korea Selatan), Timur Tengah (UAE, Saudi Arabia, Qatar, Kuwait, Yordania), Australia, Selandia Baru, Eropa dan Amerika. Untuk menambah semarak festival buah ini, 10.000 peserta karnaval dan 500 eksibitor turut terlibat.

FRUIT INDONESIA 2016 merupakan festival ke-4 yang digelar sejak 2013. Dulu dikenal dengan nama Festival Bunga dan Buah Nusantara (FBBN). Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, gelaran tahun ini fokus untuk memperkenalkan buah-buahan nusantara. Pembangunan industri buah nusantara diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia dan menjadikan buah nusantara sebagai tuan rumah juga pangsa ekspor ke mancanegara.

(Biro Humas Kementan/ES)

Berita Terbaru