Terisi 14%, Bendungan Jatigede Sudah Airi Daerah Irigasi

Oleh Alfurkon Setiawan
Dipublikasikan pada 18 Desember 2015
Kategori: Nusantara
Dibaca: 12.790 Kali

waduk jatigedeBendungan Jatigede, Sumedang, Jawa Barat, hingga 17 Desember 2015, hari ke-109 pengisian bendungan telah terisi 139 juta m3 atau 14% total tampungan air 980 juta m3 dan sudah mulai mengairi bagian hilir.

“Tingggi muka air bendungan telah mencapai elevasi +225 yang artinya air sudah melewati outlet irigasi, sehingga irigasi di hilir sudah menerima manfaat Jatigede.” Kata Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung Trisasongko Widianto, Kamis (17/12) di Sumedang, Jawa Barat.

Menurut Trisasongko sudah 40 m3/det air dari Bendungan Jatigede yang mengalir ke Sungai Cimanuk dan masuk ke Daerah Irigasi Rentang. Disamping pasokan air dari Bendungan Jatigede, irigasi juga mendapatkan pasokan air dari enam anak Sungai yang berada di hilir. Disamping itu aliran air juga sudah mengairi ke PLTA Parakan Kondang, untuk membangkitkan tenaga listrik 8 MW.

Apabila Bendungan ini telah terisi penuh akan digunakan irigasi seluas 90.000 ha, pembangkit listrik sebesar 110 MW, menjadi sumber air baku sebesar 3.500 liter/detik bagi Kabupaten dan kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Sumedang. Waduk juga sebagai pengendalian banjir di wilayah Kabupaten Indramayu dan Cirebon seluas 14.000 Ha terutama di sekitar Sungai Cimanuk Hilir.

Trisasongko menambahkan, tata kawasan diharapkan bisa dijadikan Perda sehingga pengembangan kawasan terkendali. Bendungan Jatigede juga dimaksudkan untuk menjadi tujuan wisata. Saat ini sudah banyak wisatawan yang berkunjung ke Bendungan Jatigede yang diikuti mulai banyaknya berdiri warung-warung di daerah tersebut.

Dengan jumlah tampungan air 980 juta m3, Bendungan Jatigede menjadi bendungan terbesar ke-2 di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur. (Humas Kemen PUPR/ES)

Nusantara Terbaru