Termasuk Bertemu Presiden Moon dan ke Hyundai, Presiden Jokowi Akan Hadiri 12 Pertemuan Selama di Korsel

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 24 November 2019
Kategori: Berita
Dibaca: 150 Kali

Menlu Retno Marsudi didampingi Dubes RI di Seoul dan Dirjen Kerja Sama ASEAN menyampaikan media briefing, di Lotte Hotel, Busan, Korsel, Minggu (24/11) petang waktu setempat. (Foto: Humas/Deni).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan (Korsel), bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo, dijadwalkan akan menghadiri 12 pertemuan pada hari Senin (25/11) hingga Selasa (26/11).

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana ke Gamcheon Culture Village, Busan, kepada wartawan mengatakan, kunjungan kerja Presiden ke Korsel ditujukan untuk dua hal.

“Yang pertama, adalah dalam rangka menghadiri KTT ASEAN-RoK. KTT ini merupakan KTT untuk memperingati 30 tahun hubungan ASEAN dengan RoK. Jadi, ini adalah Commemorative Summit antara ASEAN dan RoK (Republic of Korea). Dan kemudian yang kedua, tentunya akan ada acara bilateral antara Bapak Presiden dengan Presiden Moon Jae-in yang akan dilakukan esok hari,” kata Menlu di Lotte Hotel, Busan, Korsel, Minggu (24/11) pukul 18.30 Waktu Setempat.

Lebih rinci Menlu Retno Marsudi menjelaskan, dari 12 pertemuan yang akan dihadiri oleh Presiden Jokowi selama di Korsel, 6 (enam) pertemuan dilakukan pada hari Senin (25/11) dan 6 (enam) lagi dilakukan pada hari Selasa (26/11).

Dari segi jadwal, menurut Menlu, untuk program di hari pertama besok yang akan dilakukan oleh Presiden adalah: yang pertama, pertemuan dengan para ilmuwan dan peneliti Indonesia. Yang kedua, Presiden akan melakukan peninjauan inovasi, pameran inovasi pelayanan publik dimana Indonesia berpartisipasi di dalam pameran tersebut dan Indonesia di dalam booth Indonesia menampilkan dua hal yaitu SP4N LAPOR dan juga e-CITAL.

Kemudian yang ketiga, Presiden akan hadir di dalam ASEAN-RoK CEO Summit dimana Presiden akan menjadi salah satu pembicara atau sebenarnya Keynote Speaker untuk sesi yang pertama. Kemudian, lanjut Menlu, setelah itu Presiden akan melakukan Working Luncheon dengan beberapa CEO terpilih dari Korea Selatan.

Kemudian selanjutnya acara Presiden adalah pertemuan bilateral dengan Presiden Moon Jae-in yang akan diikuti dengan menyaksikan penandatanganan kesepakatan.

“Ada 3 kesepakatan yang akan ditandatangani di depan kedua Presiden. Yang pertama, adalah mengenai selesainya negosiasi konferensi ekonomi partnership antara Indonesia dengan RoK. Yang kedua, adalah bebas visa untuk pemegang paspor diplomatik dan dinas. Dan yang ketiga, adalah MoU mengenai Technical Cooperation on the Construction of the  Relocated Capital and Development,” terang Menlu.

Adapun acara Presiden Jokowi besok yang akan disertai Ibu Negara pada malam harinya yaitu Welcoming Dinner untuk acara KTT itu sendiri.

3 KTT

Untuk acara pada hari Selasa (26/11), Menlu Retno Marsudi mengemukakan, akan ada juga 6 (enam) acara yang akan dilakukan oleh Presiden, yaitu 3 sesi dalam konteks ASEAN Summit, ASEAN-RoK Summit.

“Jadi, ASEAN-RoK Summit akan dibagi 3 sesi. Sesi pertama akan berbicara mengenai ASEAN-RoK 30 and 30. Jadi, di situ para pemimpin akan membahas mengenai evaluasi 30 tahun kerja sama ke belakang dan apa yang akan dilakukan dan akan diinginkan oleh para pemimpin untuk kerja sama 30 tahun mendatang. Yang kedua, sesi mengenai masalah connectivity. Dan yang ketiga, adalah sesi yang akan membahas mengenai masalah situasi regional,” jelas Menlu.

Selain itu, Bapak Presiden akan melakukan beberapa peninjauan antara lain ASEAN-RoK Startup Summit. Kemudian, ASEAN-RoK Innovation Showcase 2019, dan Presiden juga akan melakukan kunjungan ke Hyundai di Ulsan.

“Jadi, itulah acara yang akan dilakukan Presiden selama dua hari Senin dan Selasa besok,” kata Menlu.

Saat menyampaikan pernyataan kepada media itu, Menlu Retno Marsudi didampingi oleh Dubes RI untuk Korsel Umar Hadi, dan Dirjen Kerja Sama ASEAN Jose Antonio Morato Tavares. (EN/DNS/ES)

Berita Terbaru