Tiba di Tanah Air, Presiden: Hasil KTT Harus Bermanfaat Bagi Perdamaian dan Kesejahteraan

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 19 Februari 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 49.426 Kali
Presiden Jokowi memberikan keterangan pers kepada wartawan di bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta (19/2). (Foto:Humas/Rahmat)

Presiden Jokowi memberikan keterangan pers kepada wartawan di bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta (19/2). (Foto:Humas/Rahmat)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba di Bandar Udara (bandara) Halim Perdana Kusuma usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-AS di Amerika Serikat, Jumat (19/2) pagi. Kedatangan Presiden Jokowi bersama rombongan pada pukul 09.35 WIB dan disambut oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah menteri.

Dalam keterangan persnya, Presiden Jokowi menyampaikan beberapa hal terkait hasil keseluruhan kunjungan kerja ke Amerika Serikat tersebut. Pertama, Presiden mengatakan bahwa hasil pertemuan pada KTT ASEAN-AS harus bermanfaat bagi perdamaian dan kesejahteraan, baik Indonesia, negara-negara ASEAN, dan juga untuk dunia.
Kedua, Presiden Jokowi menekankan tentang pentingnya azas keberpihakan kita pada usaha kecil, usaha mikro, usaha menengah di era keterbukaan ekonomi dan inovasi teknologi digital.
“Hal ini tidak hanya saya sampaikan dalam KTT, namun juga kita tindak lanjuti dalam kunjungan saya dan rombongan ke Silicon Valley,” kata Presiden Joko Widodo kepada wartawan sejenak setelah mendarat di  ruang VIP Bandar Udara Halim Perdana Kususma, Jakarta, Jumat (19/2) pagi.
Sesuai pembicaraannya dengan Facebook, Google, Twitter, serta Plug and Play, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa mereka telah memberikan komitmen untuk kerja sama dalam pengembangan ekonomi digital di Indonesia. Dengan Google misalnya, terdapat komitmen pelatihan 1000 technopreuner sampai nanti tahun 2020 dan juga dengan perusahaan-perusahaan yang lain juga akan ditindaklanjuti seperti yang diberikan komitmen Google terhadap kita.
“Yang ketiga, pesan perdamaian juga kita tekankan pada KTT tersebut ketika saya menjadi pembicara pertama dalam pembahasan isu counter terrorism,” kata Presiden.
Pesan damai ini, menurut Presiden Jokowi, juga langsung ditindaklanjuti pada saat kunjungan ke Silicon Valley. Presiden Jokowi menyampaikan untuk turut mengajak industri sosial media bergabung dalam menyebarkan narasi nilai-nilai toleransi, nilai-nilai moderasi, dan nilai-nilai perdamaian.
“Saya juga sangat senang bahwa mereka sangat antusias untuk membantu inisiatif kita yang kita namakan empowering leaders of peace,” pungkas Presiden Jokowi di akhir keterangan persnya.
Dalam konferensi pers ini, Presiden Jokowi didampingi oleh Wapres Jusuf Kalla, Menko Bidang Polhukam Luhut B Panjaitan, Menko Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli, Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Seskab Pramono Anung, Mensesneg Pratikno, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menkeu Bambang Brodjonegoro, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama. (FID/EN)
Berita Terbaru