Tidak Ada ‘Auto Pilot’, Wapres Bantah Pemerintah Tidak Jalan

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 24 Oktober 2014
Kategori: Berita
Dibaca: 25.781 Kali

Jusuf KWakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menegaskan, tidak ada istilah ‘auto pilot’ dalam pemerintahan sekarang meskipun Presiden Joko Widodo sampai saat ini belum mengumumkan nama-nama menterinya.

Kepada wartawan yang mencegatnya di kantor Wapres, Jakarta, Jumat (24/10), Jusuf Kalla mengatakan, meski belum ada menteri yang ditunjuk, namun bulan berarti pemerintahan tak jalan. “Kan ada sekjen dan dirjen di kementerian. Jadi bukan berarti pemerintahan tak jalan. nanti mereka kan lapor ke menteri,” ujarnya.

Soal pengumuman kabinet, menurut Wapres, Presiden Joko Widodo akan secepat mungkin menyampaikan susunan kabinet dalam waktu dekat. “Yang pasti secepatnya akan segera diumumkan. Bisa hari ini atau besok,” ujarnya.

Wapres menjelaskan,pengumuman susunan kabinet tak bisa dilakukan secepat mungkin karena harus dilakukan dengan hati-hati untuk memilih calon menteri mengingat mereka akan menjalankan tugas selama lima tahun ke depan.

“Kita harus bisa memilih menteri yang bebas masalah dan kredibel. Jangan sampai memilih menteri yang ternyata bermasalah tapi harus profesional sehingga harus hati-hati,” katanya.

Menurut Wapres, seluruh calon menteri disaring dengan ketat dan namanya dimasukkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan setelah diperiksa menjadi bahan pertimbangan bagi Presiden Joko Widodo untuk bisa dipilih menjadi menteri atau tidak.

Dikatakan Wapres JK, pemilihan menteri sesuai dengan kemampuan dan tidak mendapat tanda merah dari KPK serta tidak melihat faktor usia.

“Siapa bilang menteri harus memiliki kriteria di bawah usia 60 tahun. Gak ada itu,” tegas Wapres.

Sebagaimana diketahui sampai saat ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum mengumumkan nama-nama daftar menterinya. Dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (23/10) malam, Presiden Jokowi mengatakan, ia menunggu balasan dari surat pertimbangan yang telah dikirimkannya kepada DPR RI terkait dengan pengubahan nomenklatur berupa pemisahan atau penggabungan antarkementerian.

“Kami berharap bisa cepat karena kami sudah final (menyusun kabinet),” kata Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Kamis (23/10) malam.

Presiden Jokowi menegaskan pihaknya menginginkan penyusunan kabinet dapat berjalan dengan cepat, tetapi harus ada sejumlah pertimbangan agar susunan kabinet yang dihasilkan juga dapat berkualitas. (*/ES)

Berita Terbaru