Tidak Perlu Ikut Kampanye Pilkada, Seskab: Presiden Jokowi Minta Menteri Konsentrasi Pada Tugas

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 5 Oktober 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 21.422 Kali
Seskab menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Presiden, Jakarta (5/10)

Seskab menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Presiden, Jakarta (5/10). (Foto: Humas/Jay)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas yang lalu dan juga dalam rapat paripurna telah menanyakan kepada menteri-menteri Kabinet Kerja, apakah ada yang akan berkampanye dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017, yang jadwalnya akan dimulai pada akhir bulan Oktober ini.

“Tapi pada waktu itu tidak ada yang berkampanye. Dan memang menteri diminta oleh presiden untuk konsentrasi pada tugasnya,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung kepada wartawan di kawasan Istana Presiden, Jakarta, Rabu (5/10) siang.

Seskab mengingatkan, bahwa  tanggung jawab  dan tugas menteri itu tidak ringan, dan mereka harus menyelesaikan persoalan yang ada. Apalagi dalam kabinet kerja ini kan tingkat kecepatan dari presiden yang begitu luar biasa sehingga dibutuhkan menteri yang siap.

“Maka sampai sekarang ini tidak ada satu menteri pun yang (mengajukan izin, red) berkampanye,” ungkap Pramono.

Berarti kalau ada yang kampanye harus cuti? “Tidak ada yang berkampanye,” jawab Pramono.

Seskab menegaskan, ketentuan agar pejabat negara tidak ikut kampanye dalam Pilkada Serentak 2017 itu tidak hanya berlaku bagi para menteri Kabinet Kerja, tetapi juga para pimpinan lembaga pemerintah non kementerian lainnya. (FID/JAY/ES)

Berita Terbaru