Tinjau Pembangunan Tol Indralaya-Palembang, Presiden Jokowi: Tahun 2017 Selesai

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 3 Maret 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 27.328 Kali
Presiden Jokowi saat meninjau pembangunan tol (3/3). (Foto:Humas/Said)

Presiden Jokowi saat meninjau pembangunan tol (3/3). (Foto:Humas/Said)

Usai meninjau pembangunan LRT, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peninjauan proyek tol Indralaya ke Palembang (3/3). Presiden Jokowi mengatakan bahwa tol ini sepanjang 22 kilometer dan medannya sangat berat sekali. “Rawa-rawa sepanjang 17 kilometer  dan yang 5 kilometer tidak rawa-rawa,” jelas Presiden.

Proyek ini, menurut Presiden Jokowi, sudah dimulai bulan Juli tahun yang lalu.”Progresnya juga saya kira karena medannya sangat berat dan sudah sangat bagus dan kita berharap ini adalah cabang dari poros Lampung, Palembang dan seterusnya ke atas ke Aceh,” ujar Presiden.

Perkembangan pekerjaan proyek saat ini, menurut Presiden, masih baru 11 persen. “Karena medannya sangat berat rawa semuanya, teknologinya coba nanti kita liat di sana harus air dipompa keluar dulu semuanya baru bisa masuk tanah untuk perkerasan dan kita harapkan nanti pada bulan kering sudah bisa mulai diperkeraskan dan diaspal,” jelas Presiden.

Dari sisi pengerjaannya, Presiden Jokowi berharap pada tahun 2017 dapat selesai. “Setidaknya sekitar pertengahan atau mundur sedikit,” terang Presiden.

Jalan tol ini, sambung Presiden, memang cabang dari poros Lampung-Palembang dan coba sehari-hari kemacetan di Palembang itu sudah mulai. “Antisipasi kita ke depan kita melihat seperti ini jangan sampai lima tahun atau 10 tahun, tapi harus 50 tahun atau 100 tahun akan seperti apa Palembang. Coba kalau enggak kita siapkan infrastrukturnya terlebih dahulu, nanti keduluan rumah, gedung, sehingga pembebasannya menjadi sangat mahal, ” tutur Presiden.

Pembebasan lahan saat ini, menurut Presiden, sudah 71 persen dan artinya tinggal sedikit. “Dan lokasinya memang ini rawa, hujan enggak hujan memang ini rawa dan dikerjakan terus meskipun kondisi cuaca hujan, ” pungkas Presiden menyampaikan kesulitan yang dihadapi dalam pembangunan tol tersebut.

Dalam agenda kali ini, Presiden Jokowi turut didampingi oleh Seskab Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin. (SM/EN). 

Berita Terbaru