Triwulan I/2016, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 4,92 Persen

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 4 Mei 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 17.657 Kali

T. AbangBadan Pusat Statitistik (BPS) menginformasi, bahwa perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku triwulan I/2016 mencapai Rp2.947,6 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp2.262,6 triliun.

“Ekonomi Indonesia triwulan I/2016 terhadap triwulan I/2015 tumbuh 4,92 persen (y-on-y) meningkat dibanding periode yang sama pada tahun 2015 sebesar 4,73 persen,” kata Kepala BPS Suryamin kepada wartawan, di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu (4/5) siang.

Namun dibanding pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan sebelumnya (q-to-q), menurut Suryamin, pertumbuhan ekonomi pada triwulan I tahun 2016 itu  mengalami penurunan sebesar 0,34 persen.

Ia menyebutkan, dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 9,10 persen. Dari sisi Pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit Rumah Tangga yang tumbuh 6,38 persen.

Dari sisi produksi, menurut Suryamin, penurunan itu disebabkan oleh kontraksi yang terjadi pada beberapa lapangan usaha. Sedangkan dari sisi pengeluaran disebabkan oleh kontraksi komponen investasi (minus 5,75 persen) dan ekspor (minus 3,44 persen).

Mengenai struktur ekonomi Indonesia, Kepala BPS Suryamin mengatakan, secara spasial pada triwulan I/2016 didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.

Ia menyebutkan, kelompok provinsi di Pulau Jawa memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto, yakni sebesar 58,91 persen, diikuti oleh Pulau Sumatera sebesar 22,15 persen, dan Pulau Kalimantan sebesar 7,67 persen. Sementara pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Pulau Sulawesi.  (Humas BPS/ES)

Berita Terbaru