Upacara Sumpah Pemuda, Sesmensesneg: Harus Berani Katakan, Persatuan Indonesia Adalah Segalanya

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 30 Oktober 2017
Kategori: Berita
Dibaca: 22.885 Kali
Sesmensesneg Setya Utama membacakan sambutan tertulis saat menjadi Irup Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2017, di halaman parkir Kemensetneg, Jakarta, Senin (30/10) pagi. (Foto: Rahmat/Humas)

Sesmensesneg Setya Utama membacakan sambutan tertulis saat menjadi Irup Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2017, di halaman parkir Kemensetneg, Jakarta, Senin (30/10) pagi. (Foto: Rahmat/Humas)

Sekretaris Menteri Sekretaris Negara (Sesmensesneg) Setya Utama memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 tahun 2017 instansi-instansi pemerintah di lingkungan Lembaga Kepresidenan, di halaman parkir Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Jakarta, Senin (30/10) pagi.

Saat membacakan sambutan tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Sesmensesneg mengutip pidato Presiden RI yang pertama, Bung Karno,  “Jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah Sumpah Pemuda. Kalau sekedar mewarisi abu, Saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa, dan satu tanah ini. Tapi ini bukan tujuan tujuan Akhir”.

Menurut Sesmensesneg, kita harus berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, ego kesukuan, keagamaan, dan kedaerahan kita. “Kita harus berani mengatakan, bahwa persatuan Indonesia adalah segala-galanya, jauh di atas persatuan keagamaan, kesukuan, kedaerahan, apalagi golongan,” tegasnya.

Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-89 tahun 2017 dihadiri oleh Wakil Sekretaris Kabinet (Waseskab) Ratih Nurdiati, para pejabat eselon I, II, III, dan IV serta para pegawai dari Kemensetneg, Sekretariat Kabinet (Setkab), Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), Kantor Staf Kepresidenan, Unit Kerja Presiden bidang Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP), dan instansi-instansi pemerintah yang berkantor di sekitar Istana Kepresidenan, Jakarta. (UN/RAH/ES)

Berita Terbaru