Usai Lihat Armada Jaya ke-34, Presiden Jokowi Minta TNI Terus Latihan Dengan Senjata Strategis

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 15 September 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 27.812 Kali
Presiden Jokowi naik ke atas kendaraan tempur untuk menyaksikan latihan Armada Jaya ke-34, di Situbondo, Jatim, Kamis (15/9) pagi. (Foto: JAY/Humas)

Presiden Jokowi naik ke atas kendaraan tempur untuk menyaksikan latihan Armada Jaya ke-34, di Situbondo, Jatim, Kamis (15/9) pagi. (Foto: Humas/Jay)

Usai menyaksikan manuver pasukan pendarat Korps Marinir Armada Jaya TNI AL ke 34 tahun 2016 yang berlokasi di titik tinjau T12 pusat latihan pertempuran marinir 5, Baluran, Situbondo, Kamis (14/9) pagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, tahapan-tahapan atau step-step untuk menguasai sebuah wilayah yang dilakukan pasukan TNI sudah sangat kelihatan.

“Ya, kalau kemarin kita lihat pertempuran di laut sudah kita lihat, tadi pagi pendaratan amfibi di pantai juga sudah kita lihat, dan ini pertempuran di darat oleh marinir juga sudah kita lihat,” kata Presiden Jokowi.

Menurut Presiden, latihan-latihan sebagaimana yang disaksikannya sejak Rabu (14/9) hingga Kamis (15/9) ini akan terus dilakukan dalam rangka meng-upgrade dan memperbaiki latihan-latihan yang disesuaikan dengan senjata-senjata strategis yang dimiliki.

“Akan  terus kita lakukan, rutin,” tegas Presiden Jokowi.

Sebelumnya saat menyaksikan latihan dengan nama sandi Armada Jaya ke-34 Tahun 2016 pada hari pertama, di Laut Jawa Utara Madura, Rabu (14/9), Presiden Jokowi mengatakan, latihan tersebut adalah latihan puncak TNI AL yang dilakukan setiap dua tahun.

“Senjata-senjata strategis yang kita punyai tadi sudah dicoba, rudalnya sudah dicoba, juga meriam artilerinya, dan juga roket-roket anti kapal selam juga sudah dicoba,” ungkap Presiden.

Presiden menegaskan, tanpa latihan-latihan rutin seperti ini kita tidak akan bisa mengerti memperbaiki senjata-senjata strategis yang kita punyai. (UN/DNA/ES)

 

Berita Terbaru