Utamakan Kepentingan Publik, Presiden Jokowi Minta Jembatan Sei Alalak Segera Dibuka

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 26 September 2021
Kategori: Berita
Dibaca: 171 Kali

Jembatan Sei Alalak di Kalsel (Foto: Humas Kementerian PUPR)

Warga Kalimantan Selatan meminta agar Jembatan Sei Alalak segera dibuka. Jembatan yang berada di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ini menghubungkan Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Barito Kuala menuju Provinsi Kalimantan Tengah. Kawasan ini terkenal kemacetannya terutama setelah Jalan Lingkar Utara yang kondisinya rusak parah pasca diterjang banjir.

Desakan warga Kalsel ini mendapat perhatian Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Mengetahui pentingnya pembukaan jembatan ini untuk masyarakat, Presiden meminta agar jembatan ini segera dibuka.

“Bapak Presiden meminta agar Jembatan Alalak ini segera dibuka. Kami saat ini sedang berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” ucap Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Minggu (26/09/2021).

Heru mengatakan bahwa pembukaan jembatan tersebut dapat dilakukan dengan uji coba operasional secara terbatas hingga pelaksanaan peresmian.

“Jenis kendaraan yang diizinkan hanya untuk roda dua dan mobil penumpang,” ucap Heru.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan kesiapan pihaknya untuk melaksanakan arahan Presiden tersebut.

“Kami telah melakukan pengecekan akhir kondisi jembatan tersebut dan siap dibuka sesuai arahan Presiden,” ucap Basuki Minggu (26/09/2021), di Jakarta..

Menteri PUPR menyampaikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalsel dan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan.

“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Polda Kalimantan Selatan terkait koordinasi untuk uji coba operasional terbatas ini. Dan juga untuk melakukan pengawalan dan pengamanan,” ujarnya.

Basuki meminta agar masyarakat mentaati aturan lalu lintas. Selain itu, ia juga meminta agar kendaraan roda dua dan mobil penumpang tidak parkir atau berhenti di atas jembatan.

“Kami khawatir karena jembatan baru, masyarakat ingin berhenti untuk melihat jembatan atau berfoto. Mohon untuk kepentingan bersama kita tertib dan mentaati aturan lalu lintas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Basuki meminta masyarakat untuk menjaga kebersihan dan ketertiban di area jembatan.

Jembatan Sei Alalak telah selesai seluruh proses pembangunannya pada Jumat (24/09/2021). Jembatan ini dibangun untuk menggantikan Jembatan Kayu Tangi 1 yang telah berusia sekitar 30 tahun dan juga akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi perekonomian masyarakat. (BPMI SETPRES/UN)

Berita Terbaru