Wapres JK Disebut Ancam Mundur, Husein Abdullah: Tidak Benar Itu, Semua Baik-Baik Saja

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 22 Agustus 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 32.590 Kali
Staf Khusus Wakil Presiden Jusuf Kalla, Husein Abdullah

Staf Khusus Wakil Presiden Jusuf Kalla, Husein Abdullah

Staf Khusus Wakil Presiden Jusuf Kalla, Husein Abdullah, membantah sinyalemen pengamat politik Prof. Tjipta Lesmana mengenai adanya ancaman ‘cerai’ Wakil Presiden Jusuf Kalla jika Presiden Joko Widodo mempertahankan Menko Kemaritiman Rizal Ramli.

“Tidak benar, itu hanya imajinasi Prof. Tjipta,” kata Husein Abdullah melalui pesan singkatnya beberapa saat lalu.

Husain menegaskan, Jusuf Kalla atau lebih akrab dipanggil JK sudah dikenal khalayak sebagai juru damai. Karena itu, sangat mustahil jika JK mundur dari pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Menurut Staf Khusus Wakil Presiden itu, kondisi pemerintahan saat ini sangat bagus meski beberapa hari telah dilakukan reshuffle kabinet. “Konsolidasi pemerintah juga berjalan baik,” tuturnya.

Husein juga menyebutkan, Jumat (21/8) kemarin, Menko Polhukam Luhut Panjaitan, sempat menemui Wapres M.  Jusuf Kalla di ruang kerjanya melaporkan segala  perkembangan secara umum.

“Semua baik-baik saja,” jelas Husein.

Pernyataan Husein Abdullah itu dimaksudkan untuk meluruskan pernyataan pengamat politik dari Universita Indonesia (UI) Tjipta Lesmana sebagaimana dikutip Kompas.Com beberapa saat lalu, bahwa Wakil Presiden Jusuf Kalla mengancam akan mundur jika Presiden Joko Widodo tidak mengganti Menko Bidang Maritim Rizal Ramli (http://nasional.kompas.com/read/2015/08/22/14072131/.Kalla.Cerai.dengan.Jokowi.Jika.Rizal.Tak.Dipecat.?)

Sebelum ini Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung juga mengatakan, bahwa persoalan antara Menko Kemaritiman Rizal Ramli dengan Wapres Jusuf Kalla sudah selesai.

“Ya kemarin di sidang kabinet kan sudah bertemu. Presiden mengatakan sudah tidak ada apa-apa, fine-fine aja,” kata Pramono Anung kepada wartawan di lobi Gedung Kemensetneg, Jakarta, Kamis (20/8) lalu.

Seskab Pramono Anung menegaskan, masalah di antara Menko Kemaritiman Rizal Ramli dan Wapres Jusuf Kalla sudah selesai. Karena itu, tidak ada debat publik, dan tidak perlu diperdebatkan.

(ES)

 

Berita Terbaru