web analytics

Kategori : Berita

Berita


  • 6 September 2014
  • 94965 Views

10 Tahun Sering Dikritik, Presiden SBY Berharap Pers Juga Kritis Pada Jokowi

persSelama 10 tahun memimpin bangsa Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku sangat kerap mendapat kritik keras oleh pemberitaan pers. Tapi SBY menilai, justru selama itu pula pers menyelamatkannya dari kemungkinan adanya abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan).

“Saya ingin terlebih dahulu sampaikan ucapan terima kasih pada insan pers di negeri tercinta ini atas segala kritik yang diberikan pada saya. Tanpa kritik yang saya terima selama 10 tahun ini belum tentu saya bertahan hingga akhir masa bakti saya,” Presiden SBY saat menghadiri silaturahmi pers dan peluncuran Buku SBY dan Kebebasan Pers yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Jakarta, Jumat (5/9) malam.

  • 6 September 2014
  • 95869 Views

Jelang Masa Akhir Jabatan SBY, Ibu Ani Mulai Beberes Tinggalkan Istana

beberesMeskipun masa tugas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) baru akan berakhir pada 20 Oktober mendatang, atau masih ada sisa waktu sekitar 40 hari lagi, Ibu Negara Hj. Ani Yudhoyono sudah mulai beberes meninggalkan rumah dinasnya di Istana Negara, Jakarta.

Foto beres-beres meninggalkan Istana Negara itu diunggah Ibu Negara Hj. Ani Yudhoyono melalui akun instagramnya aniyudhoyono yang juga disebarkan melalui akun twitter pribadi Presiden SBY @SBYudhoyono, Sabtu (6/9) beberapa saat lalu. Dalam foto itu tampak Ibu Negara sedang melipat baju di sebuah kamar di Wisma Negara, kompleks Istana Negara.

  • 5 September 2014
  • 95995 Views

Sesuai Permintaan Para Gubernur, Presiden SBY Titip Proyek MP3EI ke Jokowi

proyek_mp3eiPresiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menitipkan program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang sudah berjalan sejak 2011 dan akan berakhir pada 2015 kepada presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi). MP3EI sudah berjalan sejak 2011 dan akan berakhir pada 2025.

“Saya titip pada Pak Joko Widodo, presiden kita mendatang, agar apa yang telah kami capai dalam rangka pembangunan MP3EI dapat dilanjutkan karena masih ada 11 tahun lagi, dan dengan dukungan semua, Pak Jokowi, insya Allah sasaran tersebut dapat kita capai,” kata Presiden SBY saat memberikan sambutan pada peresmian 21 proyek dan tujuh groundbreaking proyek-proyek MP3EI, di Jakarta Convention Center, Jumat (5/9) pagi.

Presiden menyampaikan titipannya itu setelah melakukan konferensi jarak jauh dengan para gubernur di enam koridor perekonomian, yaitu Gubernur Papua Lukas Enembe, Gubernur NTB Zainul Majdi, Gubernur Sulteng Longki Djanggola, Gubernur Kalbar Cornelis, Gubernur Jatim Soekarwo, dan Gubernur Sumut.

Para Gubernur tersebut, dalam kesempatan itu juga menyatakan harapannya agar proyek-proyek MP3EI terus dilanjutkan pada pemerintahan mendatang di bawah Presiden Terpilih Joko Widodo.

“Pak Jokowi jangan khawatir tidak kebagian pekerjaan dan tugas. Bapak mendengar permintaan dari para gubernur itu untuk kemajuan saudara-saudara kita di seluruh Indonesia. Sebagi pemimpin, kita dengar mereka dan wujudkan impian harapan mereka semua,” kata Presiden SBY yang disambut senyuman presiden terpilih Jokowi yang menyimak acara video conference itu.

Presiden menjelaskan, MP3EI yang diluncurkan pada Mei 2011 dan akan berakhir pada 2025 mendatang memiliki dua semangat utama. Pertama, meningkatkan kesejahteraan melalui penciptaan pusat-pusat perekonomian dan menghubungkan seluruh daerah.

“Keterhubungan antar daerah sangat dibutuhkan Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau-pulau, sebelum nantinya terhubung secara lebih luas dengan negara lain baik di ASEAN maupun kawasan Asia,” kata Presiden SBY..

Kedua, semangat MP3EI untuk menciptakan peluang di era global, sehingga bangsa Indonesia dapat bersaing dan menjadi pemain utama dalam perekonomian dunia.

Proyek MP3EI memiliki enam koridor ekonomi, yaitu koridor ekonomi Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusa Tenggara, dan Papua-Kepulauan Maluku.

MP3EI, lanjut Presiden SBY, berperan penting dalam pembangunan konektivitas dalam konteks regional dan global. Asia, termasuk ASEAN, tumbuh menjadi pilar tertinggi dalam perekonomian dunia. Oleh karena itu, percepatan konektivitas di kawasan tersebut menjadi amat penting.

“Ketika saya menganalisis dan mencoba memahami konsep besar ini, agar Asia terhubung satu sama lain, maka kewajiban kita memastikan terlebih dahulu bahwa negara kita harus terhubung dengan baik,” SBY menegaskan.

Menurut Presiden SBY, proses keterhubungan antarwilayah Indonesia dan Indonesia dengan kawasan harus dilakukan secara paralel. “Kita harus mempercepat dan memperluas pembangunan konektivitas agar siap memiliki daya saing tinggi ketika terhubung dengan pihak lain,” ujarya.

Menko Perekonomian Chairul Tanjung melaporkan, dalam tiga tahun pelaksanaan MP3EI, tahun 2011 hingga Agustus 2014, investasi yang sudah terealisasi sebesar Rp 860,3 triliun yang terdiri dari 383 proyek.

Dari proyek-proyek tersebut, 174 diantaranya di sektor riil yang menjadi tonggak ekonomi baru dengan total investasi Rp 441,2 triliun. Kemudian, ada 209 proyek infrastruktur dengan total investasi sebesar Rp 422,3 triliun.

Acara peresmian 21 proyek MP3EI yang sekaligus dilaksanakan dengan peringatan HUT ke-3 MP3EI itu dihadiri oleh Wakil Presiden Boediono,  Menko Perekonomian Chairul Tanjung, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Armida S Alisjahbana, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menteri BUMN Dahlan Iskan, dan Gubernur DKI Joko Widodo. (*/ES)

  • 5 September 2014
  • 95039 Views

Tidak Ada Pemerintahan Bersama, Presiden SBY Bertanggung Jawab Sampai 20 Oktober

skpPresiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menepis adanya anggapan, yang menyebutkan seolah-olah saat ini yang terjadi adalah pemerintahan bersama, yaitu pemerintahan yang dipimpinnya yang akan berakhir 20 Oktober mendatang, dan pemerintahan presiden terpilih Joko Widodo (Jokow) yang akan menggantikannya 20 Oktober mendatang.

“Yang benar adalah saat ini pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, dan sampai dengan 20 Oktober 2014 yang bertanggung jawab terkait pemerintahan adalah Presiden SBY,” kata SBY saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna KIB II di kantor presiden, Jakarta, Jumat (5/9) siang.

  • 5 September 2014
  • 95067 Views

Presiden SBY dan Presiden Terpilih Jokowi Segera Bertemu Kembali

sby_jokowi_bali_rahmat3Setelah pertemuan pertama di Nusa Dua, Bali, 27 Agustus lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih akan bertemu kembali dengan presiden terpilih hasil Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 Joko Widodo atau Jokowi. Isyarat akan dilakukannya pertemuan kembali ini disampaikan oleh Presiden SBY saat memberikan pengantar pada SIdang Kabinet Paripurna di kantor Presiden, Jakarta, Jumat (5/9) siang.

“Tadi saya juga berbincang-bincang dengan presiden terpilih pada acara refleksi tiga tahun MP3EI (Masterplan Perluasan dan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia), dan kami masih akan bertemu lagi untuk semuanya,” kata Presiden SBY.

  • 5 September 2014
  • 95107 Views

Jero Wacik Sudah Serahkan Surat Pengunduran Diri Sebagai Menteri ESDM

julian-1Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerasan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (3/9) lalu, sudah menyerahkan surat pengunduran diri jabatannya kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Benar bahwa Menteri ESDM, Pak Jero Wacik telah mengirimkan surat permohonan pengunduran diri pada Presiden, dan Bapak Presiden telah menerima surat pengunduran diri dari Pak Jero Wacik,” kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha kepada wartawan seusai sidang kabinet paripurna di kantor Presiden, Jakarta, Jumat (5/9) sore.

  • 5 September 2014
  • 94718 Views

Seskab: Presiden SBY Tidak Gusar Menanggapi Keinginan Tim Transisi

dipoSekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam menegaskan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak pernah gusar dalam menyikapi keinginan Tim Transisi Presiden Terpilih Joko Widodo – Jusuf Kalla.

“Gusar, tidak. Beliau meluruskan, tidak ada gusar kok, memang ini Pak SBY mengatakan beliau ikhlas kalau memang diminta. Sekarang diminta tentunya ada aturan, jangan jalan sendiri-sendiri,” tandas Dipo Alam dalam wawancara denganKompasTV di kantor Sekretariat Kabinet,Jakarta, Jumat (5/9) petang.

“Batasannya telah dijelaskan oleh Presiden bahwa kalau diminta,kita berikan informasi, data maupun rencana kerja pemerintah (RKP) yang terkait dengan RAPBN 2015,” katanya.

  • 4 September 2014
  • 95429 Views

Indonesia Jauh Berkembang, SBY: Saya Akan Tinggalkan Kantor Presiden Dengan Senyum

hms_0274Saat memberikan sambutan pada Jamuan Makan Malam Kenegaraan Presiden Singapura Tony Tan Keng Yam, yang diselenggarakan seusai penganugerahan gelar tertinggi pemerintahan negara tetangga itu “Order of Temasek” kepada dirinya, di Istana Kepresidenan Singapura, Rabu (3/9) malam, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, saat ini merupakan minggu-minggu terakhir masa jabatanya, dan merupakan kehormatan besar bagi dirinya memimpin Indonesia melalui dekade pertama abad ke-21.

Meskipun masih menghadapi sejumlah tantangan besar seperti kemiskinan, infrastruktur, korupsi, dan banyak lainnya, menurut SBY, dibandingkan saat pertama kali ia menjabat sebagai Presiden tahun 2004 lalu, saat ini Indonesia sudah jauh berkembang.

  • 4 September 2014
  • 101748 Views

Pendaftaran CPNS Tak Bisa Gunakan Surat Keterangan Lulus

cat-cpnsSalah satu persyaratan utama dalam pendaftaran CPNS adalah ijasah. Sedangkan Surat Keterangan Lulus (SKL) atau ijasah sementara yang dikeluarkan oleh sekkolah atau perguruan tinggi tidak bisa digunakan dalam pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik (HKIP) Kementerian PANRB, Herman Suryatman,  menegaskan, bagi pelamar yang belum memiliki ijasah sudah pasti akan ditolak atau tidak lulus seleksi administrasi.