web analytics

Kategori : Berita

Berita


  • 5 November 2015
  • 20732 Views

Beri Kepastian, Pemerintah Segera Terbitkan PP Pengusahaan Sumber Daya Air

Menko Perekonomian Darmin Nasution didampingi Seskab Pramono Anung dan Menteri Agraria & Tata Ruang menyampaikan Paket Kebijakan Ekonomi 6

Menko Perekonomian Darmin Nasution didampingi Seskab Pramono Anung dan Menteri Agraria & Tata Ruang menyampaikan Paket Kebijakan Ekonomi 6

Paket Kebijakan Ekonomi 6 yang diumumkan oleh pemerintah di Kantor Presiden, Kamis sore (5/11), memuat tentang Pengusahaan Sumber Daya Air (SDA) dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Menteri Perekonomian mengungkapkan, terkait dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 85/PUU-XI/2013 yang membatalkan Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air serta memberlakukan kembali UU No. 11 Tahun 1974, pemerintah akan menerbitkan peraturan pemerintah (PP) untuk memberi kepastian kepada dunia usaha yang sudah memiliki izin untuk tetap dapat melanjutkan usahanya di bidang pengusahaan air.

  • 5 November 2015
  • 19115 Views

Paket Kebijakan Ekonomi VI, Pemerintah Kembangkan Kawasan Ekonomi Khusus

Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Seskab Pramono Anung berdiskusi sebelum mengumumkan Paket Kebijakan VI

Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Seskab Pramono Anung berdiskusi sebelum mengumumkan Paket Kebijakan VI

Menteri Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan bahwa salah satu fokus pemerintah dalam Paket Kebijakan Ekonomi 6 adalah pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dalam upaya menggerakan perekonomian di wilayah pinggiran.

Darmin, dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Kamis (5/11) sore, menyampaikan bahwa dalam paket ini terdapat 8 (delapan) KEK yang ditetapkan melalui peraturan pemerintah (PP), yaitu Tanjung Lesung (Banten), Sein Mangkei (Sumatera Utara), Palu (Sulawesi Tengah), Bitung (Sulawesi Utara), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Morotai (Maluku Utara), Tanjung Api-api (Sumatera Selatan), dan Maloi Batuta Trans Kalimantan – MBTK (Kalimantan Timur).

  • 5 November 2015
  • 24163 Views

Buat Dunia Usaha Makin Bergairah, Pemerintah Luncurkan Paket Kebijakan Ekonomi Tahap 6

Seskab Pramono Anung didampingi Menko Perekonomian, Menteri Agraria & Tata Ruang, Ketua OJK, dan Kepala Badan POM menyampaikan Paket Kebijakan VI

Seskab Pramono Anung didampingi sejumlah pejabat menyampaikan Paket Kebijakan VI, di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (5/1)

Pemerintah meluncurkan Paket Kebijakan Ekonomi tahap VI (enam), yang secara prinsip mengatur 3 (tiga) hal:
1.    Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK);
2.    Penyediaan air untuk masyarakat secara berkelanjutan dan berkeadilan; dan
3.    Simplifikasi perizinan di Badan Pengawasan Obat dan Makanan.

Dalam keterangan pers-nya mengenai paket kebijakan tersebut di Kantor Kepresidenan, Jakarta,  Kamis (5/11) sore, Sekretaris Kabinet (Seskab)  Pramono Anung menyampaikan bahwa Paket Kebijakan 6 ini bertujuan untuk membuat dunia usaha semakin bergairah dan membuka lapangan kerja.

  • 5 November 2015
  • 19194 Views

Temui Presiden Jokowi, Ketua DPR: Kami Ngopi-ngopi dan Bahas APBN

Ketua DPR Setya Novanto memberikan keterangan kepada wartawan usai bertemu Presiden Jokowi (5/11)

Ketua DPR Setya Novanto memberikan keterangan kepada wartawan usai bertemu Presiden Jokowi (5/11)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan 5 (lima) pimpinan DPR mengadakan pertemuan di komplek Istana Kepresidenan, Kamis (5/11) siang. Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas masalah Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Ngopi-ngopi bersama sambil membicarakan masalah APBN Negara dan juga berkaitan dengan penempatan daripada Penyertaan Modal Negara (PMN) yang tentu menjadi perhatian kita bersama,” kata Setya Novanto usai mengadakan pertemuan.

Lebih lanjut, Setya mengatakan dalam pertemuan yang berlangsung santai tersebut baik pemerintah maupun pimpinan DPR saling mencari jalan keluar dalam pembahasan APBN untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat.

  • 5 November 2015
  • 22888 Views

Presiden Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional Kepada Lima Orang Tokoh Pejuang

Presiden Jokowi menyerahkan plakat kepada ahli waris/perwakilan dari pahlawan nasional (5/11)

Presiden Jokowi menyerahkan plakat kepada ahli waris/perwakilan dari pahlawan nasional (5/11)

Bertempat di Istana Negara, pukul 10.00 WIB (5/11), Presiden Joko Widodo menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 5 (lima) orang tokoh pejuang.

Pemberian gelar tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/TK/2015 yang ditandatangani pada tanggal 4 November 2015.

Berdasarkan Keppres tersebut Presiden Jokowi menetapkan:
1. Alm. Bernard Wilhem Lapian, dari Sulawesi utara,
2. Alm. Mas Isman, dari Jawa Timur;
3. Alm. Komjen. Pol. Moehammad Jasin, dari Jawa Timur;

  • 4 November 2015
  • 24668 Views

Perlu Rekonsiliasi Data, Pemerintah Pastikan Tidak Ada Kenaikan TDL Dalam Waktu Dekat

Menteri ESDM Sudirman Said

Menteri ESDM Sudirman Said

Pemerintah memastikan tidak akan ada kenaikan tarif dasar listrik (TDL) karena masih akan dikaji lagi. Hal ini disampaikan oleh Menteri ESDM Sudirman Said usai menghadiri rapat terbatas di Kantor Presiden, Rabu, (4/11) sore.

“Sudah jelas bahwa pemasang 450 watt tidak ada kenaikan, tetap harga semula. Sedangkan pemasang yang lain sedang dikaji dengan cara melihat data supaya lebih akurat,” kata Sudirman kepada wartawan.

  • 4 November 2015
  • 23601 Views

Kepala BNPB: Pencegahan Kebakaran Hutan Dan Lahan Dilakukan Secara Struktural

Kepala BPNB menjawab pertanyaan wartawan usai ratas karhutla (4/11)

Kepala BPNB menjawab pertanyaan wartawan usai ratas karhutla (4/11)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan arahan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Kementerian dan Lembaga terkait terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) agar dilakukan dengan konsep yang benar.

Kepala BNPB Willem Rampangilei kepada wartawan mengatakan, konsep tersebut akan ditindaklanjuti dengan Rakor Menteri mengenai konsep upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Namun Willem memastikan, upaya pencegahan itu dilakukan secara struktural, yaitu mengenai tata kelola lahan gambut, seperti membuat sekat kanal.

  • 4 November 2015
  • 19322 Views

Meminimalisasi Dampak, Presiden Jokowi Minta Pengalihan Subsidi Listrik Dikalkulasi

jokowi jk

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat memimpin rapat terbatas mengenai tarif dasar listrik (TDL), di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/11).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta dilakukannya rekonsiliasi antara pengguna listrik 450 watt dan 900 watt dan data keluarga miskin dan rentan miskin.

“Langkah rekonsiliasi dan data ini penting agar kebijakan subsidi listrik ini benar-benar tepat sasaran,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada rapat terbatas mengenai tarif dasar listrik (TDL), di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/11) sore.

  • 4 November 2015
  • 17851 Views

Wacanakan Badan Khusus, Presiden Minta Review Semua Perizinan Di Lahan Gambut

Ratas Gambut

Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas membahas tindak lanjut penanganan kebakaran hutan dan lahan, di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/11).

Meskipun berdasarkan laporan terakhir jumlah hotspot atau titik api sudah sangat berkurang, di mana Sumatera 53, Kalimantan 174, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak semua pihak untuk menggunakan momentum ini.

“Kita akan fokus pada pencegahan. Kita akan melakukan review terhadap peraturan perundang-undangan yang membuka ruang bagi pembakaran lahan gambut,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada rapat terbatas membahas tindak lanjut penanganan kebakaran hutan dan lahan, di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/11) siang.

Presiden Jokowi juga memerintahkan perlunya dilakukan review atau kaji ulang atas semua perizinan, pemberian konsesi, terutama pemberian konsesi bagi lahan-lahan gambut.

  • 4 November 2015
  • 18372 Views

Garuda Batalkan 32 Penerbangan Di Bali, Angkasa Pura Siapkan Bus Alternatif

ngurah ray clossed

Courtesy CNN Indonesia

Akibat penutupan bandara pascaerupsi Gunung Barujari di Lombok, Nusa Tenggara barat (NTB), maskapai penerbangan Garuda Indonesia membatalkan 32 jadwal penerbangan baik domestik maupun internasional dari Denpasar, Bali.

“Penerbangan yang batal tersebut merupakan gabungan penerbangan yang sebelumnya sempat tertunda,” kata General Manajer PT Garuda Indonesia Cabang Denpasar, Bali, Syamsuddin, di Kuta, Kabupaten Badung, Rabu (4/11).

Menurut dia, 32 jadwal penerbangan Garuda tersebut sebagian besar tujuan Jakarta dan Surabaya untuk tujuan domestik sedangkan internasional ke beberapa kota di Australia, Jepang, Tiongkok dan Korea Selatan.