web analytics

Kategori : Artikel

Artikel


  • 8 December 2016
  • 117927 Views

Mimpi Manis Swasembada Gula Indonesia

okta

Oleh: Oktavio Nugrayasa, SE, M.Si

Dalam kerangka ekonomi nasional, komoditas gula merupakan salah satu komoditas bahan pangan pokok strategis. Strategis karena pentingnya komoditas tersebut untuk memenuhi kebutuhan dan kalori bagi masyarakat Indonesia maupun Industri makanan dan minuman. Sementara dari sisi lain, merupakan sumber pendapatan bagi sekitar 1 juta petani serta hampir 2 juta tenaga kerja yang terlibat langsung pada di sektor industri perkebunan tebu nasional.

Komoditas gula ditetapkan sebagai salah satu target pencapaian sasaran pokok kebijakan pemerintah dalam pembangunan nasional RPJM 2015-2019. Dengan target produksi pada tahun 2019 dapat mencapai produksi sebesar 3,8 juta ton serta baseline di tahun 2014 sebesar 2,6 juta ton.

  • 24 November 2016
  • 126465 Views

Nuklir, Apa Manfaatnya Buat Kita ?

HamidiOleh : M. Hamidi Rahmat

Bila mendengar kata “Nuklir”, sontak terbayang dalam pikiran kita pada umumnya, bom yang dijatuhkan Amerika Serikat pada bulan Agustus 1945 di dua kota Jepang, yaitu Hiroshima dan Nagasaki untuk mengakhiri Perang Dunia kedua. Sebanyak 129.000 jiwa tewas akibat bom atom atau bom nuklir tersebut. Ini merupakan penggunaan senjata nuklir pertama kalinya dalam sejarah, dan mudah-mudahan juga yang terakhir.

  • 14 November 2016
  • 131332 Views

Indonesia’s Maritime Fulcrum and Tourism Challenges

herdyantoHardyanto, Kepala Bidang Naskah pada Asisten Deputi Bidang Naskah dan Terjemahan*)

Indonesia: An Ultimate Maritime Country

Indonesia was born archipelagic.  Indonesia was naturally created maritime. The people’s life thus should be maritime-envisioned. The tourism vision should therefore be maritime-oriented.

All of us are fully aware that two-third of our entire earth consists of oceans. According to available data from various sources, our common sole planet has surface area of more than 510 million sq km.

  • 9 November 2016
  • 113730 Views

Membangun Perkeretaapian Menjadi Transportasi Unggulan

M.Faisal YusufM.Faisal Yusuf, SIP., M.Si
Kepala Bidang Perhubungan Darat dan Perkeretaapian, Asisten Deputi Bidang Perhubungan, Deputi Bidang Kemaritiman, Sekretariat Kabinet.

Transportasi massal berbasis rel telah dihadirkan kembali sebagai infrastruktur vital transportasi Indonesia.

Pembangunan perkeretapian sebagai transportasi massal sudah menjadi komitmen bersama.

  • 1 November 2016
  • 114574 Views

Hasil Kontribusi aktif Pemerintah RI dalam Sidang IMO di London

WhatsApp Image 2016-10-29 at 3.25.03 PM

Dyah Kusumastuti, Asisten Deputi Bidang Kelautan dan Perikanan, Kedeputian Bidang Kemaritiman, Sekretariat Kabinet.

Pemerintah Indonesia baru saja menyelesaikan tugasnya untuk membahas keselamatan maritim internasional dan pelaksanaannya bersama dengan Negara-Negara Anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Kantor Pusat International Maritime Organization (IMO), London, Inggris. Pertemuan yang dimulai sejak tanggal 24 Oktober 2016 tersebut merupakan pertemuan yang membahas mengenai Marine Environment Protection Committee–70th Session (MEPC 70).

  • 1 November 2016
  • 86110 Views

Keikutsertaan Pemerintah Indonesia dalam International Maritime Organization (IMO), Marine Environment Protection Committee (MEPC) – 70th Session, London

WhatsApp Image 2016-10-26 at 4.04.00 PM (1)

Dyah Kusumastuti, Asisten Deputi Bidang Kelautan dan Perikanan, Kedeputian Bidang Kemaritiman, Sekretariat Kabinet.

Pada hari keempat sidang International Maritime Organization (IMO) Tahun 2016, yaitu Marine Environment Protection Committee (MEPC) – 70th Session, Delegasi Republik Indonesia masih dipimpin oleh Dyah Kusumastuti, Asisten Deputi Bidang Kelautan dan Perikanan, Sekretariat Kabinet, dan beranggotakan wakil-wakil dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Perhubungan, Indonesian National Shipowners Association (INSA), Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), Utusan Menteri Perhubungan untuk IMO, dan Atase Perhubungan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk London, Simson Sinaga.

Pertemuan yang dimulai sejak tanggal 24 Oktober 2016 dan akan selesai pada hari Jumat tanggal 28 Oktober 2016 di London, Inggris tersebut membagi pembahasan menjadi 2 (dua) agenda yakni mengenai identification and protection of special areas and PSSA dan technical cooperation activities for the protection of the marine environment.

  • 28 October 2016
  • 88954 Views

Keikutsertaan Pemerintah Indonesia dalam International Maritime Organization (IMO), Marine Environment Protection Committee (MEPC) – 70th Session, London

imoDyah Kusumastuti, Asisten Deputi Bidang Kelautan dan Perikanan, Kedeputian Bidang Kemaritiman, Sekretariat Kabinet

Rabu, 26 Oktober 2016 merupakan hari ketiga penyelenggaraan salah satu sidang International Maritime Organization (IMO) Tahun 2016, yaitu Marine Environment Protection Committee (MEPC) – 70th Session. Pertemuan tersebut telah dimulai sejak tanggal 24 Oktober 2016 dan akan selesai pada tanggal 28 Oktober 2016 di London, Inggris.

IMO yang merupakan salah satu badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengoordinasikan keselamatan maritim internasional dan pelaksanaannya.

  • 27 October 2016
  • 87721 Views

Kontribusi Aktif Indonesia dalam International Maritime Organization (IMO), Marine Environment Protection Committee (MEPC) – 70th Session, London

WhatsApp Image 2016-10-25 at 15.27.37Dyah Kusumastuti

Asisten Deputi Bidang Kelautan dan Perikanan, Deputi Bidang Kemaritiman, Sekretatriat Kabinet

Saat ini sedang berlangsung salah satu sidang International Maritime Organization (IMO) Tahun 2016, yaitu Marine Environment Protection Committee (MEPC) – 70th Session. Pertemuan tersebut diselenggarakan mulai tanggal 24 Oktober 2016 dan akan selesai pada tanggal 28 Oktober 2016 di London, Inggris.

IMO merupakan salah satu badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengoordinasikan keselamatan maritim internasional dan pelaksanaannya.

  • 20 October 2016
  • 86354 Views

Selat Karimata, Potensi Wisata Bahari yang Tersembuyi

Difa artikelOleh: Difa Giovani**

Indonesia merupakan negara bahari dan negara kepulauan terbesar di dunia dengan potensi pembangunan SDA dan jasa-jasa lingkungan/environmental services yang sangat besar, namun hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal. Salah satu potensi sektor pembangunan yang belum dikembangkan secara optimal adalah pariwisata bahari (marine tourism).

  • 17 October 2016
  • 87996 Views

Mengintip Pesona Selat Karimata

suryani ani ani

Oleh: Suryani *)

PULAU KARIMATA

Pulau Karimata adalah pulau berstatus Suaka Alam Laut (SAL) di mana keadaan alamnya, mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistem yang perlu dilindungi perkembangannya agar berlangsung secara alami.

Gugusan Kepulauan Karimata yang terletak di Kabupaten Kayong Utara, ditetapkan sebagai Cagar Alam berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Kehutanan No. 2240/DJ/I/1981 tanggal 15 Juni 1981, dengan luas 77.000 hektare.