web analytics

Kategori : Berita

Berita


  • 18 March 2017
  • 39856 Views

Soal OTT Pungli Rp6,1 Miliar di Kaltim, Presiden Jokowi: Besar Sekali, Pasti Sudah Lama

Presiden Jokowi saat menjawab pertanyaan wartawan di PLBN Aruk, Kalbar (17/3). (Foto: Humas/ Anggun)

Presiden Jokowi saat menjawab pertanyaan wartawan di PLBN Aruk, Kalbar (17/3). (Foto: Humas/ Deni)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) agak terkejut saat dimintakan komentarnya mengenai kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pelaku pungutan liar (pungli) di Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Samudra Sejahtera (Komura) di Samarinda, senilai Rp6,1 miliar, Kamis (16/4).

“Saya ingatkan agar semuanya hati-hati, layani dengan baik, layani dengan cepat. Karena yang namanya Saber Pungli itu bekerja,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan saat mengunjungi Pasar Hongkong, di Singkawang, Kalbar, Jumat (17/3) malam.

  • 18 March 2017
  • 25973 Views

Akhiri Kunker di Kalbar, Presiden Jokowi Akan Meresmikan PLTG MPP Parit Baru

PLTG MPP Parit Baru 4 x 25 MW Jungkat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah yang akan diresmikan Presiden Jokowi, Sabtu (18/3). (Foto: Humas/Fitri)

PLTG MPP Parit Baru 4 x 25 MW Jungkat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah yang akan diresmikan Presiden Jokowi, Sabtu (18/3). (Foto: Humas/Fitri)

Mengakhiri rangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar),  Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dijadwalkan akan menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Desa Sungai Kunyit, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah dan meresmikan PLTG MPP Parit Baru 4 x 25 MW Kalimantan Barat, di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Sabtu (18/3) pagi, Presiden dan rombongan akan bertolak ke Kabupaten Mempawah dari  Singkawang.

  • 17 March 2017
  • 31847 Views

Bagikan KIP, KIS, dan PKH, Presiden Jokowi: Kalau Buat Beli Rokok Dicabut

Presiden Jokowi menghadiri penyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Pemberian Makanan Tambahan (PMT), dan Program Keluarga Harapan, di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalbar, Jumat (17/1). (Foto: Humas/Deni)

Presiden Jokowi menghadiri penyerahan KIP, KIS, PMT, dan Program Keluarga Harapan, di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalbar, Jumat (17/3). (Foto: Humas/Deni)

Usai meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Pemberian Makanan Tambahan (PMT), dan Program Keluarga Harapan, di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (17/3) siang.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengingatkan, uang di KIP harus dipakai untuk keperluan sekolah, seperti beli buku, sepatu, tas, dan seragam sekolah.

“Tidak boleh uang itu untuk beli pulsa. Kalau ketahuan, kartunya langsung dicabut,” tegas Presiden Jokowi, seraya menambahkan, bahwa KIP hanya dipakai untuk hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan dan urusan sekolah.

  • 17 March 2017
  • 29370 Views

Resmikan Dua PLBN di Kalbar, Presiden Jokowi Berharap Bisa Jadi Titik Pertumbuhan Ekonomi

Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam peresmian PLBN Aruk, di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (17/3). (Humas/Anggun)

Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam peresmian PLBN Aruk, di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (17/3). (Humas/Anggun)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang sudah dibangun megah dan telah diresmikannya, sebagaimana PLBN Nanga Badau, di Kabupaten Kapuas Hulu, dan PLBN Aruk, di Kabupaten Sambas, bisa menjadi titik pertumbuhan ekonomi, bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat.

“Memang kita ingin pos-pos ini bisa kita pakai untuk akses ekspor produk-produk lokal, produk-produk Indonesia ke negara tetangga. Jangan yang dari sana ke sini tapi dari sini ke sana. Baik dalam bentuk kayak kemarin ikan, di sini juga sama ada CPO, juga sama. Saya kira akan mempercepat ekonomi di perbatasan,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai meresmikan PLBN Aruk, di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (17/3) siang.

  • 17 March 2017
  • 30274 Views

Resmikan PLBN Aruk di Kalbar, Presiden Jokowi: Jangan Hanya Ini Sebatas Kantor Imigrasi

Presiden Jokowi, didampingi Ibu Negara Iriana, saat meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Aruk, yang berlokasi Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalbar, Jumat (17/3). (Foto: Humas/Anggun)

Presiden Jokowi didampingi para menteri saat meresmikan Pos Lintas Batas Negara Terpadu Aruk, di Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalbar, Jumat (17/3). (Foto: Humas/Anggun)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Aruk, yang berlokasi Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (17/3) pagi.

Dengan peresmian PLBN Terpadu Aruk ini, maka sampai hari ini sudah ada 3 (tiga) PLBN di Provinsi Kalbar yang telah diresmikan oleh Presiden Jokowi. Tiga bulan lalu, Presiden Jokowi sudah meresmikan PLBN Entikong, sementara pada Kamis (16/3) kemarin, Presiden juga telah meresmikan PLBN Nanga Badau, di Kabupaten Kapuas Hulu.

  • 17 March 2017
  • 43134 Views

Banyak SK Palsu Pengangkatan CPNS Beredar, Karo Humas BKN Minta Masyarakat Waspada

Contoh SK Palsu (Sumber: Dokumentasi Humas BKN)

Contoh SK Palsu (Sumber: Dokumentasi Humas BKN)

Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menerima pengaduan adanya penerbitan Surat Keputusan (SK) palsu dengan modus pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengatasnamakan Kepala BKN.

Dalam SK palsu tertera pengangkatan sejumlah nama menjadi CPNS pada pemerintahan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, disertai Nomor Identitas Pegawai (NIP) dan ditandatangani atas nama Kepala BKN.

Keterangan penempatan unit kerja dalam SK palsu tersebut juga melibatkan sejumlah nama instansi, seperti: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan RI, dan Badan Pusat Statistik (BPS).

  • 17 March 2017
  • 35663 Views

Saat Presiden Jokowi Mampir di Rumah Makan Sederhana, 4 Kilometer Dari Perbatasan

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana dan sejumlah pejabat singgah makan siang, di di Rumah Makan Jember, Jln. Raya Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar, Kamis (16/3) siang. (Foto: IST)

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana dan sejumlah pejabat singgah makan siang, di di Rumah Makan Jember, Jln. Raya Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar, Kamis (16/3) siang. (Foto: IST)

Perjalanan panjang dari Jakarta-Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, yang kemudian diteruskan dengan perjalanan darat untuk meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN Terpadu Nanga Badau, Kamis (16/3), nampaknya cukup menguras energi Presiden Joko Widodo dan rombongan, di antaranya Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

Untuk mengatasi hal itu sembari beristirahat sejenak, setelah meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Nanga Badau, Kalimantan Barat, Presiden Jokowi dan rombongan mampir di Rumah Makan Jember, Jalan Raya Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, atau hampir empat kilometer dari perbatasan.

  • 17 March 2017
  • 37444 Views

Hari Ini, Presiden Jokowi Akan Resmikan PLBN Aruk dan Kunjungi Singkawang

PLBN Aruk

PLBN Aruk, Sambas, Kalbar. (Foto: Humas/Anggun)

Setelah meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Nanga Badau, di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis (16/3) siang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari kedua kunjungannya di provinsi tersebut, Jumat (17/) ini, dijadwalkan akan meresmikan PLBN Terpadu Aruk yang berlokasi di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas.

Presiden Jokowi yang dalam kunjungan kerja kali ini didampingi  Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Kabupaten Sambas dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU dari Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya, pada pagi hari.

  • 16 March 2017
  • 16853 Views

Resmikan PLBN Badau, Presiden Jokowi: Tugas Belum Selesai, Sekarang Bangkitkan Ekonomi

Presiden Jokowi saat meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Nanga Badau, di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Kamis (16/3).

Presiden Jokowi saat meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Nanga Badau, di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Kamis (16/3). (Foto: Setpres/BPMI)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Nanga Badau, di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis (16/3) siang.

Dengan peresmian itu, maka di Provinsi Kalimantan Barat saja kini terdapat tiga PLBN, yakni PLBN Entikong, PLBN Nanga Badau dan PLBN Aruk Sajingan Besar.

  • 16 March 2017
  • 16911 Views

Di sela Kunjungannya ke Kalbar, Presiden Jokowi Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya K.H. Hasyim Muzadi

Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana usai menjenguk KH Hasyim Muzadi, di kediamannya, Malang, Jatim, Rabu (15/3) kemarin.

Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana seusai menjenguk KH Hasyim Muzadi, di kediamannya, Malang, Jatim, Rabu (15/3) kemarin.

Di sela-sela kegiatannya mengunjungi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Nanga Badau, di Kabupaten Kapuan Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis (16/3) siang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya K.H. Hasyim Muzadi, anggota Dewan Pertimbangan Presiden periode 2014-2019 yang sekaligus mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 1999-2004.

“Hari ini kita telah kehilangan putra terbaik bangsa bapak K.H Hasyim Muzadi, beliau telah berpulang ke rahmatullah pada pagi hari tadi, pada pukul 06.15 WIB di kediamannya di Malang. Atas nama pemerintah, atas nama rakyat Indonesa, saya ingin menyampaikan duka yang sedalam-sedalamnya semoga arwah beliau dterima disisi-Nya, diberikan tempat yang terbaik,” kata Presiden seusai meresmikan PLBN Nanga Badau.