web analytics

Kategori : Berita

Berita


  • 15 August 2017
  • 15402 Views

Inilah Profil 8 Tokoh Penerima Anugerah Tanda Kehormatan dari Presiden Jokowi

Para penerima Tanda Kehormatan Republik Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/8). (Foto: Humas/Deni)

Para penerima Tanda Kehormatan Republik Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/8). (Foto: Humas/Deni)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada 8 (delapan) tokoh masyarakat, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/8) siang. Berikut profil singkat penerima Tanda Kehormatan dari Presiden Jokowi.

K.H. Hasyim Muzadi (Alm), Penerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra Adipradana

K.H. Hasyim Muzadi dikenal sebagai mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Hasyim Muzadi juga pernah menjadi Ketua PP GP Ansor tahun 1987, serta pengasuh PP Al Hikam Depok dan Malang.

  • 15 August 2017
  • 9632 Views

50 Tahun Integrasi Ekonomi ASEAN, Indonesia Jadi Pendiri dan Barometer

Acara Forum Bakohumas di Pusat Pengembangan Sumber Daya Kemetrologian (PPSDK) Kemendag, Cimahi, Jawa Barat, Selasa (15/8) siang.

Acara Forum Bakohumas di Pusat Pengembangan Sumber Daya Kemetrologian (PPSDK) Kemendag, Cimahi, Jawa Barat, Selasa (15/8) siang.

Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum Prof. Dr. Henri Subiakto mengatakan, Indonesia bukan hanya pendiri Association of South East Asian Nation (ASEAN) tapi Indonesia adalah barometernya ASEAN. Maka, ketika ekonomi Indonesia berkembang pesat ASEAN juga akan ikut berkembang pesat.

“Karena memang Indonesia adalah negara besar, negara paling kuat di Asia, baik secara sisi geografis maupun penduduk, dan jumlah ekonomi,” kata Henri pada sosialisasi dan publikasi kebijakan perdagangan pada forum tematik Bakohumas dengan tema “50 Tahun Integrasi Ekonomi ASEAN: Manfaatnya Bagi Perekonomian Indonesia,” di Pusat Pengembangan Sumber Daya Kemetrologian (PPSDK) Kemendag, Cimahi, Jawa Barat, Selasa (15/8) siang.

  • 15 August 2017
  • 8914 Views

Kukuhkan Paskibraka, Presiden: Semua Harus Sadar Betapa Pentingnya NKRI

Presiden Jokowi memberikan selamat kepada Paskibraka yang telah dikukudkan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/8). (Foto: Humas/Oji)

Presiden Jokowi memberikan selamat kepada Paskibraka yang telah dikukuhkan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/8). (Foto: Humas/Oji)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), Istana Negara, Selasa (15/8) siang. Paskibraka yang terpilih tersebut terdiri dari 68 putra dan putri dari 34 provinsi dan akan bertugas menjadi pasukan pengibar bendera pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 2017 esok lusa.

Prosesi pengukuhan berlangsung dengan khidmat diawali dengan mengumandangkan lagu Indonesia Raya Mengheningkan Cipta, dan kemudian pengantar pengukuhan calon Paskibraka oleh Presiden Jokowi yang juga bertindak sebagai pembina upacara.

  • 15 August 2017
  • 9466 Views

Sudah Naik Jadi 43 Kg, Susi Ingin Konsumsi Ikan Nasional Bisa Jadi 47 Kg/Tahun

Menteri Susi menjawab pertanyaan  wartawan saat menghadiri babak final Lomba Memasak Ikan Nusantara 2017, yang digelar di halaman tengah Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, (15/8). (foto: Humas/Rahmat)

Menteri Susi menjawab pertanyaan wartawan usai hadir babak final Lomba Memasak Ikan Nusantara 2017, yang digelar di halaman tengah Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, (15/8). (foto: Humas/Rahmat)

Sejak tahun 2015 lalu, pemerintah telah berhasil meningkatkan tingkat konsumsi makan ikan nasional, dari 36 kilogram (kg) menjadi 43 kg per tahun. Namun demikian, pemerintah tetap menargetkan pada akhir tahun 2017 ini tingkat konsumsi ikan secara nasional menjadi 47 kg per tahun.

“Kalau ditotal seluruh penduduk Indonesia, artinya kita perlu 750.000 ton ikan lagi untuk bisa dikonsumsi oleh semua masyarakat Indonesia,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kepada wartawan saat menghadiri babak final Lomba Memasak Ikan Nusantara 2017, yang digelar di halaman tengah Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, (15/8) siang.

  • 15 August 2017
  • 9293 Views

Cicipi Hasil Lomba Masak Ikan Nusantara, Presiden Jokowi: Pedas Banget Tapi Enak

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana  meninjau acara babak final Lomba Masak Ikan Nusantara 2017, yang digelar di Halaman Tengah Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, (15/8). (Foto: Humas/Rahmat)

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana meninjau Lomba Masak Ikan Nusantara 2017, yang digelar di Halaman Tengah Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, (15/8). (Foto: Humas/Rahmat)

Di sela-sela kesibukannya mempersiapkan rangkaian acara Peringatan HUT ke-72 RI, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meninjau acara babak final Lomba Masak Ikan Nusantara 2017, yang digelar di Halaman Tengah Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, (15/8) siang.

Tidak hanya meninjau, Presiden dan Ibu negara tampak begitu antusias mencicipi hasil masak dari para finalis, termasuk masakan juara 1 Lomba Masakan Ikan Nusantara Abdul Kadir dengan menu Botok Ikan Masak Putih. “Pedas banget, tapi enak,” kata Presiden Jokowi sambil menahan rasa kepedasan.

  • 15 August 2017
  • 10682 Views

Termasuk Hasyim Muzadi, Presiden Jokowi Anugerahkan Tanda Kehormatan Kepada 8 Tokoh

Presiden Jokowi menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada 8 (delapan) tokoh masyarakat, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/8). (Foto: Humas/Deni)

Presiden Jokowi menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada 8 tokoh masyarakat, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/8). (Foto: Humas/Deni)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada 8 (delapan) tokoh masyarakat, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/8) siang. Di antara kedelapan tokoh penerima Tanda Kehormatan itu terdapat nama mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dan mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Hasyim Muzadi.

Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera, Bintang Jasa, Bintang Penegak Demokrasi, dan Bintang Budaya Parama Dharma ini dilakukan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-72 Tahun 2017. 

  • 15 August 2017
  • 7851 Views

Juli 2017: Ekspor Naik 16,83 Persen

Grafis Ekspor-ImporBadan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadinya kenaikan volume perdagangan, baik ekspor maupun impor sepanjang bulan Juli 2017 dibandingkan Juni 2017. Total ekspor produk komoditi Indonesia pada Juli 2017 tercatat mencapai 13,62 miliar dollar AS atau meningkat 16,83 persen dibanding ekspor Juni 2017.

Sementara total impor yang masuk ke Indonesia pada Juli 2017 mencapai 13,89 dollar AS miliar atau naik 39,00 persen dibanding Juni 2017. Kepala BPS K. Suhariyanto mengatakan, dibanding Juni 2016 lalu, total ekspor Indonesia menunjukkan pertumbuhan sebesar 41,2 persen. Sementara total impor pada periode yang sama mengalami peningkatan sebesar 54,02 persen.

  • 15 August 2017
  • 7818 Views

BPS: Indeks Kebahagiaan Indonesia Tahun 2017 Capai 70,69

BahagianyaBerdasarkan hasil Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK), Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa Indeks Kebahagiaan Indonesia Tahun 2017 mencapai 70,69 pada skala 0-100. Indeks Kebahagiaan penduduk yang tinggal di wilayah perkotaan cenderung lebih tinggi dibanding penduduk yang tinggal di perdesaan, yaitu 71,64 dibanding 69,57.

“Semakin tinggi nilai indeks menunjukkan tingkat kehidupan penduduk yang semakin bahagia. Sebaliknya, semakin rendah nilai indek menunjukkan tingkat kehidupan penduduk yang semakin tidak bahagia,” kata Kepala BPS K. Suhariyanto kepada wartawan, di Kantor BPS Pusat, Jakarta, Selasa (15/8) siang.

  • 15 August 2017
  • 8687 Views

Buka Pameran, Seskab Mengaku Menikmati Lukisan Nyoman Gunarsa, dan Belajar Banyak

Seskab Pramono Anung mengangkut lukisan dirinya yang dibuat mendadak oleh Nyoman Gunarsa, di Bentara Budaya Palmerah, Jakarta Selatan, Senin (14/8) malam. (Foto: OJI/Humas)

Seskab Pramono Anung mengangkut lukisan dirinya yang dibuat mendadak oleh Nyoman Gunarsa, di Bentara Budaya Palmerah, Jakarta Selatan, Senin (14/8) malam. (Foto: OJI/Humas)

Meski sudah mengikuti sejak tahun 1995-1996 dan mengoleksi sejumlah karyanya, hati Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung campur aduk saat menerima undangan dan diminta hadir dan membuka pameran lukisan dari pelukis yang disebutnya maestro, Nyoman Gunarsa.

“Memang selama ini saya terus terang tidak pernah hadir di acara-acara pameran lukisan Pak Nyoman, tapi saya menikmati lukisan-lukisan Bapak, dan saya belajar banyak,” ungkap Mas Pram, panggilan akrab Pramono Anung, saat memberikan sambutan pada pembukaan Pameran Lukisan Karya Nyoman Gunarsa, di Bentara Budaya Palmerah, Jakarta Selatan, Senin (14/8) malam.

  • 14 August 2017
  • 9687 Views

Tersedia 19.200 Formasi, Pelamar CPNS di Kemenkumham dan MA Sudah Capai 661.564 Orang

CPNS-2014Hingga hari Senin (14/8) siang, jumlah pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) dan Mahkamah Agung (MA) telah mencapai 661.564 orang. Padahal, pendaftaran penerimaan CPNS itu baru akan ditutup pada 31 Agustus mendatangan, dan menyediakan 19.200 formasi.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Media dan Antar Lembaga Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Diah Eka Palupi mengemukakan, dari jumlah 661.564 pendaftar itu, yang mengirimkan lamaran untuk mengisi formasi CPNS di Kemenkumham mencapai 641.766 orang, sementara yang mengirimkam lamaran untuk mengisi formasi CPNS di MA mencapai 19.798 orang.