web analytics

Kategori : Berita

Berita


  • 16 April 2015
  • 37704 Views

Peringatan 60 Tahun KAA: 78 Negara Pastikan Hadir, Termasuk 28 Kepala Negara/Pemerintahan

Presiden Jokowi didampingi Menko PMK Puan Maharani, Menlu, dan Kepala Staf Presiden meninjau persiapan peringatan 60 Tahun KAA, di Bandung, Kamis (16/4) siang

Presiden Jokowi didampingi Menko PMK Puan Maharani, Menlu, dan Kepala Staf Presiden meninjau persiapan peringatan 60 Tahun KAA, di Bandung, Kamis (16/4) siang

Seusai menghadiri Apel Kebesaran dan menerima Baret dan Brevet TNI, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (16/4) siang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung meluncur ke Bandung untuk melakukan peninjauan kesiapan  penyelenggaraan Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden melihat situasi di ruangan tempat acara. Bahkan, Presiden sempat naik ke mimbar untuk mencoba mike.

Sambil diiringi dengan lagu Halo-Halo Bandung yang dialunkan dengan alat musik tradisional Jawa Barat, Angklung, Presiden Jokowi tampak puas karena tempat acara sudah siap untuk menyelenggarakan peringatan Konferensi Asia Afrike ke-60.

  • 16 April 2015
  • 38409 Views

Jangan Ada Kompromi, Presiden Jokowi: Negara Harus Menang Hadapi Terorisme

Presiden Jokowi melakukan pemeriksaan prajurit TNI, saat Apel Kebesaran, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamis (16/4)

Presiden Jokowi melakukan pemeriksaan prajurit TNI, saat Apel Kebesaran, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamis (16/4)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, bahwa stabilitas keamanan itu sangat penting sekali dalam kita membangun negara. Oleh sebab itu, tantangan-tantangan yang dihadapi (terorisme, radikalisme, ekstrimisme) harus dihadapi tanpa kompromi.

“Jangan sampai ada kompromi dengan hal-hal yang berkaitan dengan terorisme. Negara harus menang,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai menghadiri Apel Kebesaran yang sekaligus dirangkai dengan pengangkatannya sebagai Warga Kehormatan Pasukan Khusus TNI, di Lapangan Merah, Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (16/4) siang.

  • 16 April 2015
  • 43289 Views

Presiden Jokowi: Awal Bulan Depan Prajurit TNI Terima Kenaikan Tunjangan

Presiden Jokowi dengan mengenakan seragam TNI dan memakai baret, pada Apel Kebesaran TNI, di Cilangkap, Jakarta, Kamis (16/4)

Presiden Jokowi dengan mengenakan seragam TNI dan memakai baret, pada Apel Kebesaran TNI, di Cilangkap, Jakarta, Kamis (16/4)

Saat memberikan sambutan pada Apel Kebesaran, di Lapangan Merah Plaza Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (16/4), Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat memberikan ‘angin segar’ bagi para prajurit TNI.

Presiden Jokowi menyinggung rencana pemerintah menaikkan tunjangan para prajurit TNI mulai awal Mei ini. “Saya sudah telpon Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) dan Menteri Keuangan (Menkeu),” kata Presiden Jokowi yang disambut dengan sorak sorai para prajurit.

Presiden mengemukakan, kenaikan tunjangan kinerja menjadi kurang lebih 56-60 persen, dan akan diterima para prajurit TNI pada awal bulan yang akan datang.

  • 16 April 2015
  • 43815 Views

Jadi Warga Kehormatan Pasukan Khusus, Presiden Jokowi Terima Baret Dan Brevet TNI

Presiden Jokowi dengan baret dan brevet TNI di antara Panglima TNI dan Kepala Staf TNI, di Lapangan Merah, Mabes TNI Cilangkap, Kamis (16/4)

Presiden Jokowi dengan baret dan brevet TNI di antara Panglima TNI dan Kepala Staf TNI, di Lapangan Merah, Mabes TNI Cilangkap, Kamis (16/4)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (16/4)  pagi ini  menerima penyematan baret dan brevet Tentara Nasional Indonesia (TNI). Upacara penyematan ini dirangkai dengan  Apel Kebesaran di Lapangan Merah,  Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menyematkan langsung baret dan brevet Tentara Nasional Indonesia didampingi seluruh Kepala Staf Angkatan dan jajaran TNI lainnya, seperti Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksmana TNI AdeSupandi, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Agus Supriatna.

Penyematan baret dan bravet ini  sekaligus menandai masuknya Presiden Jokowi  sebagai warga kehormatan pasukan khusus TNI.

  • 16 April 2015
  • 37596 Views

Siang Ini, Presiden Tinjau Kesiapan Penyelenggaraan Peringatan 60 Tahun KAA Di Bandung

Asia-AfrikaPresiden RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan pada Kamis (16/4) siang akan melakukan kunjungan kerja ke Bandung, untuk meninjau kesiapan tempat penyelenggaraan Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi akan didampingi oleh Ketua Panitia KAA Luhut B Panjaitan, Menteri Luar Negeri, Menteri Sekretaris Negara, dan pejabat lainnya.

Sebelum bertolak ke Bandung,  pagi harinya Presiden menghadiri Upacara Apel Kebesaran Penyerahan Tongkat Komando dan Pembaretan Presiden oleh Panglima TNI, di Mabes TNI Cilangkap.

  • 15 April 2015
  • 38720 Views

Bertemu Presiden, Pengusaha Pertambangan Sampaikan Kesiapan Bangun Smelter

Menko Maritim Indroyono Soesilo dan Menko Perekonomian Sofyan Djalil menjawab wartawan, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/4) petang

Menko Maritim Indroyono Soesilo dan Menko Perekonomian Sofyan Djalil menjawab wartawan, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/4) petang

Menko bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya seusai mengikuti rapat terbatas sektor tambang, yang juga dihadiri oleh para pengusaha pertambangan, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/4) petang.

“Saya kira prinsipnya, para pengusaha pertambangan Indonesia sepakat untuk meningkatkan nilai tambah. Mereka semua sudah siap melaksanakan kegiatan pembangunan smelter, ini saya kira kita patut apresiasi,” kata Indroyono kepada wartawan.

Menurut Menko Kemaritiman itu, kesediaan pengusaha tambang untuk membangun smelter (pengolah bahan mentah) patur diapresiasi karena hal itu mereka lakukan di tengah upaya menghadapi masalah infrastruktur, harus bikin pembangkit listrik sendiri, menyelesaikan masalah lahan, dan juga masalah perijinan.

  • 15 April 2015
  • 37665 Views

Ingin Optimalkan Potensi Di Tanah Air, Presiden Jokowi Undang Pengusaha Pertambangan

Presiden Jokowi memberikan sambutan pada rapat terbatas dengan pengusaha pertambangan, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/4) petang

Presiden Jokowi memberikan sambutan pada rapat terbatas dengan pengusaha pertambangan, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/4) petang

Setelah bertemu dengan para eksportir nasional dan memimpin rapat terbatas tentang pupuk, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin Rapat Terbatas (ratas) dengan para pengusaha pertambangan,  di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/4) petang.

“Kami mengundang Bapak, Ibu semuanya karena kami ingin tahu problem dan masalah yang ada pada saat ini,” kata Presiden Jokowi saat mengawali sambutannya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden menyesalkan penurunan tentang sejumlah harga komiditi, termasuk harga produk tambang. Namun, Presiden Jokowi berharap hal itu tidak mengurangi semangat untuk menaikkan ekspor kita.

  • 15 April 2015
  • 39106 Views

Minta Masukan Pengembangan Ekspor, Presiden Jokowi Undang Eksportir Ke Istana

Presiden Jokowi memberikan sambutan dalam pertemuan dengan para eksportir, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/4) sore

Presiden Jokowi memberikan sambutan dalam pertemuan dengan para eksportir, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/4) sore

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla mengundang sejumlah eksportir ke Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/4) sore. Presiden berharap bisa memperoleh masukan terkait upaya pemerintah memperkuat dan mengembangkan ekspor produk-produk dari tanah air.

Karena itu, Presiden meminta usulan-usulan baik yang perlu disampaikan untuk memperbaiki neraca perdagangan. Presiden beharapkan dalam situasi yang baik seperti ini para eksportir bisa mempergunakan peluang yang ada untuk lebih meningkatkan ekspornya.

“Kita (pemerintah) juga ingin tahu kebijakan-kebijakan, regulasi-regulasi apa yang diperlukan oleh para pengusaha? Sehingga dari sisi mana bisa kita dorong, dari sudut mana bisa kita bantu, ini yang ingin kita berikan bantuan,” jelas Kepala Negara.

  • 15 April 2015
  • 39464 Views

Hadap Presiden, Gubernur Se Kalimantan Minta Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Presiden Jokowi menerima para Gubernur se Kalimantan, di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (15/4) siang

Presiden Jokowi menerima para Gubernur se Kalimantan, di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (15/4) siang

Para Gubernur yang tergabung dalam Forum Kerjasama Revitalisasi dan Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan (FKRP2RK) yang terdiri dari lima gubernur yaitu, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek, Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang (koordinator FKRP2RK 2015-2016), Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie, dan Kalimantan Selatan yang diwakili Wakil Gubernur Rudy Resnawan,  menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi), di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (15/4) siang.

Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang selaku Koordinator FKRP2RK mengatakan, dalam pertemuan itu, para Gubernur se Kalimantan menyampaikan kepada Presiden berkaitan dengan masalah percepatan pembangunan di Kalimantan.

  • 15 April 2015
  • 38084 Views

Undang Dubes Negara OKI, Indonesia Ajak Umat Islam Dunia Bersatu Serukan Perdamaian

Menlu Retno L.P. Marsudi memberi keterangan kepada wartawan terkait pertemuan Wapres Jusuf Kalla dengan para Dubes negara OKI, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/4)

Menlu Retno L.P. Marsudi memberi keterangan kepada wartawan terkait pertemuan Wapres Jusuf Kalla dengan para Dubes negara OKI, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/4)

Pemerintah Republik Indonesia (RI) mengundang para duta besar negara-negara anggota Organisasi Konperensi Islam (OKI) untuk menyampaikan seruan agar umat Islam di seluruh dunia bersatu dan mewujudkan perdamaian.

Pertemuan dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/4), dihadiri oleh Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno L.P. Marsudi, dan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifudin.

Menlu Retno Marsudi mengatakan, pertemuan dengan Dubes OKI fokusnya adalah himbauan Indonesia agar umat Islam di seluruh dunia bersatu menyerukan perdamaian umat Islam.